Indeks Kebahagian Keluarga di Kota Bogor Terus Meningkat

Kamis, 22 Mei 2025, 11:58 WIB

BOGOR - Indeks Kebahagian Keluarga di Kota Bogor terus mengalami peningkatan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor, Anas S Rasmana, saat kegiatan sesi wawancara lomba keluarga berkualitas (KB) 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) di Intifarm, Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Kota Bogor, Rabu (21/5).

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Anas mengatakan bahwa kenaikan indeks kebahagian keluarga ini menunjukkan keluarga di Kota Bogor terus berkembang menuju keluarga yang berkualitas.

"Skornya berdasarkan Siperindu itu 63 pesen, naik dari sebelumnya 53 persen. Jadi tingkat kebahagiaan keluarga di Kota Bogor itu tinggi karena terus mengalami tren kenaikan," ujar dia.

Anas menambahkan, capaian tersebut lebih tinggi satu persen dari Jawa Barat yang memiliki nilai 62 persen untuk indeks kebahagiaan keluarga. Saat ini, lanjut Anas, keluarga berkualitas yang ada di empat kecamatan di 68 kelurahan sudah berada di angka 70 persen.

Ada berbagai indikator yang harus dipenuhi untuk menuju indeks kebahagiaan keluarga dengan tercapainya keluarga yang berkualitas. Di antaranya adalah tercapainya interaksi keluarga dan sosial dalam satu keluarga yang juga termasuk ke dalam dimensi kebahagiaan.

Salah satu yang diukur adalah kondisi keluarga yang di dalamnya terdapat unsur kasih sayang, menerima kondisi keluarga dan lingkungannya serta mampu mengaktualisasikan diri, setiap anggota keluarga memiliki waktu untuk berinteraksi setiap hari, pengasuhan anak dilakukan bersama antara suami dan istri, pernah berekreasi bersama di luar rumah, dan sebagainya.

"Jadi dalam keluarga tersebut itu terjalin adanya quality time," ucap Anas.

Anas mengakui bahwa pada kondisi generasi milenial yang berkeluarga, ada fungsi indikator yang sulit tercapai. Meski demikian hak tersebut terus ditanggulangi melalui antisipasi program pencegahan.

"Seperti anak dibawah 19 tahun yang memiliki anak dalam pernikahan maupun di luar pernikahan sudah jauh berkurang dengan persentase 9,3 persen dari jumlah jiwa dari sebelumnya 15,6 persen. Jadi indeks anak melahirkan anak di usia dibawah 19 tahun itu indeksnya terus turun," ungkap dia.

Tak hanya itu, pernikahan dini di Kota Bogor juga terus menurun dan peningkatan penggunaan KB jangka panjang mengalami peningkatan. Dengan begitu seseorang bisa memiliki anak dalam usia yang matang dan juga jaraknya tidak terlalu berdekatan.

Program ini, lanjut Anas, juga sejalan dengan Visi "Bogor Beres, Bogor Maju" pada misi Bogor Sejahtera.

"Karena keluarga berkualitas menyadarkan semua pihak serta wilayah bahwa penting keluarga menjadi satu basic ketahanan nasional yang dimulai dari daerah dari lingkup terkecil tingkat RT/RW. Karena ayah berfungsi berfungsi mewakili kewibawaan ketegasan keberanian dan ibu mengembangkan solidaritas, kasih sayang, dan kesetiakawanan," tutur Anas.

Dari capaian indeks kebahagiaan keluarga di Kota Bogor nantinya juga diharapkan dapat terbentuk ketahanan keluarga dan kesejahteraan keluarga. ils/I-1

  • Wali Kota Bogor
  • Kota Bogor
  • Pemprov Jabar
  • Indeks Kebahagian Keluarga
  • Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.