Di tengah Spekulasi Liar, Trump Sebut Kunjungan Mendadak Direktur CIA ke Russia Hanya Agenda Semi-Rutin

Kamis, 27 Agu 2026, 00:00 WIB

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada Rabu (26/8) bersikeras bahwa kunjungan mendadak Direktur CIA John Ratcliffe ke Moskow, Russia bersifat 'semi-rutin' di tengah meningkatnya spekulasi.

Laporan-laporan muncul hari ini termasuk isu penutupan Kedutaan Besar AS di Moskow dan pembahasan soal perang Ukraina, meskipun pemerintahan Trump belum secara resmi mengumumkan perjalanan tersebut, dan berbagai media memperoleh data pelacakan penerbangan jet pemerintah AS dan Kremlin kemudian mengkonfirmasi pertemuan tersebut – tetapi mencatat bahwa Ratcliffe tidak mengadakan pembicaraan dengan Vladimir Putin, yang telah diberitahu tentang pertemuan tersebut.

Ket. Foto: Pemerintahan Trump belum secara resmi mengumumkan perjalanan John Ratcliffe, tetapi berbagai media memperoleh data pelacakan penerbangan jet C17 Globemaster yang digunakan dalam kunjungan diam-diam tersebut dan Kremlin mengkonfirmasi pertemuan itu. — Sumber: Istimewa

Dari The Guardian, tujuan kunjungan itu tidak jelas, tetapi saat berbicara dengan Glen Beck, pembawa acara radio konservatif, Trump berusaha meredakan kekhawatiran. "Saya tidak ingin mengecewakan orang," katanya.

“Rumor mengatakan Putin akan menguji tekad NATO sepenuhnya,” kata Glen Beck dalam programnya. Namun, presiden dalam wawancara radio langsung tersebut menepis spekulasi bahwa pertemuan itu terkait dengan kemungkinan eskalasi dari Rusia.

“Dia tidak dipenjara karena hal-hal yang Anda sebutkan,” kata Trump. “Sekarang mungkin akan ada sesuatu yang terungkap. Kami bekerja sangat keras untuk mengakhiri perang [di Ukraina] itu.”

  • Central Intelligence Agency (CIA)

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.