Gara-gara Buat Pernyataan Kontroversial, Menteri Pertanian Jepang Mundur

Rabu, 21 Mei 2025, 13:32 WIB

TOKYO - Menteri Pertanian Jepang, Taku Eto, mengundurkan diri karena pernyataan kontroversialnya tentang beras. Ia mengajukan pengunduran diri kepada Perdana Menteri Shigeru Ishiba pada Rabu (21/5) pagi.

Eto pada Minggu (18/5) mengatakan bahwa dirinya tidak pernah membeli beras karena ia menerimanya secara gratis dari pendukungnya. Ia juga mengatakan memiliki begitu banyak beras sehingga bisa menjualnya. Ia kemudian menarik kembali pernyataan yang dibuatnya saat harga beras sedang melonjak di Jepang.

Ket. Foto: Taku Eto — Sumber: NHK

Pada Rabu, PM Ishiba mengatakan, "Eto memutuskan untuk mengundurkan diri karena jika kebingungan atas pernyataannya terus berlanjut, hal itu akan memengaruhi penerapan kebijakan pertanian. Saya menyetujui pengunduran diri itu."

Setelah mengajukan pengunduran dirinya, Eto mengatakan kepada wartawan bahwa komentarnya merusak upaya pemerintah untuk menurunkan harga dan membangun kepercayaan di kalangan rakyat Jepang.

PM Ishiba mengatakan kepada Parlemen pada Selasa (20/5) bahwa komentar Eto sangat tidak pantas. Ishiba sebagai orang yang menunjuk Eto juga meminta maaf kepada publik.

PM Ishiba sebelumnya bermaksud membiarkan Eto tetap menjabat dan memimpin upaya menstabilkan harga beras. Namun anggota parlemen oposisi mengecam Eto atas pernyataannya dan menuntut agar ia segera dicopot dari jabatannya.

Presiden Partai Demokratik Konstitusional, Yoshihiko Noda, pada Rabu mengatakan, "Saya yakin pengunduran diri ini merupakan pemecatan secara de facto. Jadi, tindakan itu wajar saja." NHK/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.