Tumbangkan Milan, Bologna Juara Coppa Italia
Jumat, 16 Mei 2025, 06:34 WIBROMA â Setelah menunggu selama lebih dari setengah abad, Bologna akhirnya kembali menorehkan sejarah dengan menjuarai Coppa Italia dengan mengalahkan AC Milan 1-0 dalam partai final yang berlangsung di Stadio Olimpico, Kamis (15/5) dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi titik balik penting bagi klub asal Emilia-Romagna sekaligus menjadi angin segar di tengah musim yang penuh kekecewaan bagi Milan.
Gol tunggal Dan Ndoye pada menit ke-53 memastikan gelar juara Coppa Italia bagi Bologna, yang terakhir kali meraihnya tahun 1974. Sejak itu, klub berjuluk Rossoblu ini belum pernah lagi menembus babak final turnamen besar, menjadikan kemenangan kali ini sebagai momen yang sangat berarti.
Pelatih Vincenzo Italiano yang menggantikan Thiago Motta berhasil mengubah nasib tim. Trofi Coppa Italia ini menjadi gelar pertama Italiano sebagai pelatih, menyusul kegagalan tiga final sebelumnya saat membesut Fiorentina, termasuk final Coppa Italia tahun 2023 lalu.
âPertandingan ini sulit. Kemenangan untuk kota dan para suporter. Kami melakukan segalanya dengan benar. Mencetak gol pada waktu yang tepat dan bermain sebagai sebuah tim sejati,â ujar Ndoye usai laga.
Di tengah sorak sorai ribuan pendukung, para pemain Bologna mengangkat Italiano ke atas bahu sebagai simbol kebanggaan. Suasana di stadion dipenuhi euforia, dengan penggemar menari, bersorak, bahkan meneteskan air mata dalam momen bersejarah yang lama dinantikan.
âKami memang pantas mendapatkannya, terutama karena performa malam itu sangat luar biasa. Ini penutup tahun yang fantastis dengan trofi yang memang layak diraih para pendukung,â ujar Italiano.
Kemenangan ini semakin bersejarah mengingat Bologna terakhir kali menjadi juara liga pada tahun 1964 dan telah mengoleksi tujuh gelar Serie A di masa lalu. Sedangkan AC Milan masih terjebak dalam musim penuh kekecewaan dan belum menemukan ritme terbaik.
Milan terakhir kali menjuarai Coppa Italia pada tahun 2003, saat mereka mengangkat trofi Liga Champions, di era kejayaan di bawah kepemimpinan mendiang Silvio Berlusconi. Kini, rival sekota, Inter Milan, tengah bersiap menghadapi final Liga Champions dan berpeluang mempertahankan gelar Serie A.
Milan harus berjuang keras sekadar untuk lolos ke kompetisi Eropa musim depan. Tim asuhan Sergio Conceicao kini duduk di posisi kedelapan klasemen Serie A, tertinggal tiga poin dari AS Roma yang berada di zona Liga Konferensi Eropa dan akan menjamu Milan dalam laga berikutnya hari Minggu ini. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
WEC Tunda Seri Pembuka Qatar, Balapan F1 Masuk Sorotan
-
Kolaborasi dengan Airbus, Indonesia Bidik Lompatan Besar di Industri Dirgantara
-
Ruang Jeda di Ujung Bawean
-
Gubernur DKI Ingin Jakarta Jadi Destinasi Sport Tourism
-
Pandji Pragiwaksono Tabayun ke MUI soal Materi Stand up Comedy "Mens Rea", Tak Miliki Niat Bikin Kegaduhan
-
Gempa Bumi Berkekuatan M6,3 Guncang Afghanistan Utara
-
THR Sudah Cair? Ini 5 Cara Bijak Mengatur THR agar Tidak Sekadar Lewat.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.