AS-Qatar Teken Kesepakatan Bersejarah

Jumat, 16 Mei 2025, 01:00 WIB

WASHINGTON DC - Amerika Serikat (AS) dan Qatar telah menandatangani kesepakatan ekonomi bersejarah senilai 1,2 triliun dollar AS (sekitar Rp19,84 kuadriliun) dalam kunjungan Presiden Donald Trump ke negara tersebut.

"Kesepakatan bersejarah yang dicapai hari ini akan memacu inovasi dan kemakmuran untuk generasi mendatang, mendorong kepemimpinan manufaktur dan teknologi AS, dan menempatkan AS pada jalur menuju era keemasannya yang baru," demikian pernyataan Gedung Putih, Rabu (14/5).

Ket. Foto: Presiden Donald Trump — Sumber: istimewa

Kesepakatan yang tercapai antara lain persetujuan pembelian ratusan pesawat Boeing oleh Qatar Airways, sebagaimana diumumkan sebelumnya, yang oleh Gedung Putih disebut sebagai pesanan pesawat berbadan lebar dan pesawat 787 terbesar Boeing.

Menurut Gedung Putih, kesepakatan bernilai 96 miliar dollar AS (sekitar Rp1,58 kuadriliun) tersebut mencakup pembelian 210 pesawat Boeing 787 Dreamliner dan 777X dengan mesin buatan GE Aerospace.

Namun demikian, Trump sebelumnya berkata bahwa kesepakatan yang diteken adalah untuk pembelian 160 pesawat seharga lebih dari 200 miliar dollar AS. Masih belum ada penjelasan dari Gedung Putih mengenai perbedaan ini.

Lebih lanjut, kedua negara juga meneken kerja sama pengembangan teknologi dengan firma AS Parsons, sementara firma Qatar Al-Rabban Capital menyatakan komitmen untuk menginvestasikan 1 miliar dollar AS (sekitar Rp16,53 triliun) untuk pengembangan teknologi kuantum tercanggih dan pembinaan tenaga kerja di AS.

Kerja Sama Militer

Di sektor pertahanan, Gedung Putih menyatakan bahwa perusahaan Raytheon meneken kesepakatan senilai 1 miliar dollar AS untuk memasok instalasi anti-pesawat nirawak FS-LIDS untuk Qatar, menjadikannya sebagai pelanggan internasional pertama untuk sistem itu.

Terpisah, General Atomics sepakat menjual sistem pesawat nirawak pengintai MQ-9B SkyGuardian senilai 2 miliar dollar AS (sekitar Rp33,07 triliun).

Surat pernyataan minat yang ditandatangani oleh pihak AS dan Qatar juga merinci potensi kerja sama sebesar 38 miliar dollar AS (Rp628,3 triliun) dalam rangka investasi termasuk dukungan untuk tanggung renteng operasional Pangkalan Militer Al-Udeid dan kapabilitas pertahanan udara dan keamanan maritim di masa depan.

Fasilitas militer yang terletak di tenggara Doha tersebut merupakan pangkalan militer terbesar AS di Timur Tengah.

  • perjanjian ekonomi

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Daerah di Wilayah Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal

Jangan Biarkan Karhutla Meluas! KSP Minta Penanganan Cepat dan Tegas

NBA Rilis Jadwal Musim 2026-27, Laga Ulangan Final dan Reuni Para Bintang Jadi Sorotan

BMKG Beberkan Cuaca Hari Ini, Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah hingga Berawan

Butter Baby Hadirkan Klepon Donut, Jajanan Tradisional Indonesia dalam Semangat Kemerdekaan.

Calon Penumpang Tak Sabara Tunggu Operasi LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai Mulai Besok

Manchester United Bersaing dengan Aston Villa dan Benfica untuk Boyong Alejandro Balde

Utang Whoosh Rp116 Triliun Disorot, Pemerintah Diminta Uji Risiko APBN

Busyet… 150 Roda Dua Dikandangkan dari Balap Liar di Jambi

Pelatih Mengeklaim, Tim Panahan Masih Bisa Bersaing di Asian Games Jepang

Jaga Elang Jawa, PGE Raih Penghargaan dari Kementerian Kehutanan di HKAN 2026.

Asean Mulai Kerepotan dengan Asap Eksporan Indonesia, tapi Rikuh

Kabut Asap Karhutla Jadi Pembunuh Diam-Diam, Pakar Ungkap Bahayanya

Liverpool Didesak Datangkan Gelandang Bertahan, Ini Jawaban Iraola

Asap Karhutla Makin Pekat, Penderita Asma Diminta Waspadai Serangan Akut

Misteri Ketidakhadiran Menhut dan Menteri LH di Rakor Karhutla Akhirnya Terjawab, Simak Alasannya

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

Kemnaker Paparkan Langkah Konkret Indonesia Hadapi Perubahan Dunia Kerja di Forum ASEAN

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

Karhutla Jadi Ancaman Serius, Menteri LH Minta Warga Waspada dan Patuhi Pemda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.