Demi Kenyamanan Belajar, Pemkab Madiun Alokasikan Rp23 Miliar untuk Perbaikan Sekolah Rusak

Kamis, 15 Mei 2025, 20:16 WIB

MADIUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur mengalokasikan dana sebesar 23 miliar rupiah pada tahun anggaran 2025 untuk memperbaiki sejumlah bangunan sekolah tingkat SD dan SMP yang rusak di wilayah setempat.

"Perbaikan bangunan sekolah tersebut merupakan upaya peningkatan kualitas pendidikan dan kenyamanan belajar bagi para siswa di wilayah Kabupaten Madiun," ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto di Madiun, Kamis (15/5).

Ket. Foto: Kondisi atap ruang kelas yang rusak di SDN Bukur 02 Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Jatim. — Sumber: ANTARA/Louis Rika

Berdasarkan data Dinas Pendidikan setempat, terdapat beberapa bangunan sekolah di Kabupaten Madiun yang dinilai sudah tidak layak dan memerlukan perbaikan segera.

Bupati Madiun mengatakan bahwa rusaknya kondisi bangunan sekolah tersebut tidak disebabkan karena bencana alam. Namun, memang karena gedung sekolah sudah lama, lapuk, sehingga kurang layak ditempati.

"Melihat kondisinya, rusak itu ya karena sudah lama tidak diperbaiki, bisa juga lapuk karena faktor usia bangunan," kata Hari Wuryanto.

Ia menambahkan, pembangunan perbaikan gedung sekolah akan diprioritaskan untuk sekolah-sekolah dengan tingkat kerusakan bangunan yang parah agar proses belajar mengajar tidak terganggu.

"Kita siapkan anggaran sebanyak 10 miliar rupiah untuk gedung SD dan 13 miliar rupiah untuk SMP. Jadi total ada 23 miliar rupiah, tahun ini yang roboh segera kita bangun," kata dia.

Sementara perbaikan gedung sekolah lainnya yang masih cukup baik akan dilakukan menyusul di tahun berikutnya. Tentu saja usulan anggaran perbaikan harus dimasukkan ke dalam APBD.

"Fokus saat ini diutamakan untuk kategori rusak berat, agar segera bisa ditempati," katanya. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.