Stadion Piala Dunia 2026 Berganti Nama, FIFA Bersihkan Semua Branding Sponsor Lokal

Minggu, 14 Jun 2026, 06:00 WIB

WASHINGTON, AMERIKA SERIKAT — Penggemar sepak bola yang menyaksikan pertandingan pertama Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat mungkin akan menemukan sesuatu yang berbeda. Stadion yang mereka kenal selama ini tiba-tiba memiliki nama baru.

Markas klub NFL Los Angeles Rams dan Los Angeles Chargers yang selama ini dikenal sebagai SoFi Stadium berubah nama menjadi Los Angeles Stadium selama ajang Piala Dunia 2026.

Ket. Foto: SoFi Stadium berganti nama menjadi Los Angeles Stadium. — Sumber: AFP

Perubahan tersebut bukan tanpa alasan. FIFA menerapkan kebijakan "clean stadium" atau stadion bersih, yaitu aturan yang melarang stadion Piala Dunia menampilkan merek perusahaan yang bukan sponsor resmi turnamen.

Kebijakan ini membuat sejumlah stadion terkenal harus meninggalkan nama komersial mereka untuk sementara.

Stadion yang biasanya memakai nama perusahaan besar seperti SoFi, MetLife, dan NRG kini berganti menjadi nama yang lebih netral:

SoFi Stadium → Los Angeles Stadium

MetLife Stadium → New York New Jersey Stadium

NRG Stadium → Houston Stadium

Padahal, perusahaan-perusahaan tersebut telah mengeluarkan investasi besar untuk mendapatkan hak penamaan stadion.

"SoFi, MetLife, dan NRG membayar jumlah yang sangat besar untuk mendapatkan visibilitas merek. Namun dalam situasi seperti ini, mereka memang sulit mencegah perubahan tersebut," ujar Rick Burton, profesor emeritus bidang olahraga di Falk College, Syracuse University.

Aturan FIFA ini menjadi sorotan lebih besar pada Piala Dunia 2026 karena sebagian besar stadion yang digunakan sudah berdiri dan memiliki kontrak hak penamaan dengan perusahaan.

Situasinya berbeda dengan Piala Dunia 2022 di Qatar, ketika sebagian besar stadion dibangun khusus untuk turnamen sehingga tidak memiliki persoalan branding komersial yang sama.

FIFA menjelaskan bahwa nama resmi stadion selama Piala Dunia 2026 disesuaikan dengan nama kota tuan rumah dan dapat berbeda dari nama yang biasa digunakan masyarakat lokal.

"Nama resmi stadion untuk Piala Dunia FIFA 2026 telah disesuaikan dengan nama kota tuan rumah dan mungkin berbeda dari sebutan umum yang digunakan secara lokal," demikian pernyataan FIFA.

Satu-satunya stadion Piala Dunia 2026 yang tidak terdampak aturan tersebut adalah BC Place di Vancouver.

Tidak semua stadion mampu menghapus seluruh identitas komersial mereka.

Mercedes-Benz Stadium di Atlanta menjadi pengecualian karena memiliki desain atap unik dengan logo besar Mercedes-Benz yang menjadi bagian dari struktur bangunan.

Logo tersebut terdiri dari delapan panel raksasa yang dapat berputar dan menutup seperti diafragma kamera.

Menghapus atau menutupi logo tersebut berisiko merusak struktur stadion. Karena alasan teknis, FIFA akhirnya mengizinkan logo tersebut tetap terlihat.

Media Amerika melaporkan bahwa FIFA memberikan kelonggaran setelah mempertimbangkan kondisi khusus stadion.

Di Seattle, perusahaan telekomunikasi Lumen yang memiliki hak penamaan stadion mencoba menyikapi aturan FIFA dengan cara berbeda.

Stadion yang biasanya bernama Lumen Field dan menjadi markas klub NFL Seattle Seahawks serta klub MLS Seattle Sounders itu harus kehilangan nama komersial selama Piala Dunia.

Namun, Lumen justru membuat video promosi bernada humor.

Dalam video tersebut, Chief Strategy and Marketing Officer Lumen Ryan Asdourian terlihat mengenakan helm proyek dan rompi keselamatan sambil berkeliling stadion mencari logo perusahaan mereka.

"Ketika penggemar internasional datang dari seluruh dunia ke kota kami, stadion kami, tugas saya memastikan merek kami tidak terlihat," ujarnya dalam video tersebut.

Ironisnya, video itu justru menampilkan logo Lumen secara jelas.

Kebijakan stadion tanpa branding komersial bukan hanya diterapkan FIFA.

Olimpiade juga memiliki aturan serupa untuk menjaga tampilan venue tetap netral.

Artinya, SoFi Stadium yang kini berubah menjadi Los Angeles Stadium untuk Piala Dunia 2026 kemungkinan akan kembali menjalani proses yang sama dua tahun mendatang saat menjadi salah satu lokasi utama Olimpiade Musim Panas Los Angeles 2028, termasuk untuk upacara pembukaan.

Bagi FIFA, aturan ini menjaga identitas turnamen tetap dominan. Namun bagi pemilik hak penamaan stadion, Piala Dunia menjadi momen ketika investasi miliaran dolar harus menyingkir sejenak dari panggung terbesar sepak bola dunia.

  • FIFA
  • Piala Dunia 2026
  • Stadion Piala Dunia 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.