• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Cegah Kehamilan Remaja: Le...

Cegah Kehamilan Remaja: Lebih dari Sekadar Edukasi Seks, Ini Strategi Efektifnya

Kamis, 15 Mei 2025, 13:45 WIB

JAKARTA - Hari Keluarga Internasional menjadi pengingat bahwa pencegahan kehamilan remaja memerlukan pendekatan multidimensi yang melibatkan keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat secara keseluruhan. Fokus tidak hanya pada edukasi seks, tetapi juga pada penguatan pengawasan, peningkatan literasi digital, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan penyediaan alternatif kegiatan positif bagi remaja.

Peringatan Hari Keluarga Internasional tahun ini memang menyoroti kompleksitas isu keluarga di era modern, termasuk tingginya angka kehamilan remaja. Meski edukasi kesehatan reproduksi penting, pakar menekankan perlunya pendekatan lain yang lebih komprehensif untuk mencegah tren ini.

Ket. Foto: Ilustrasi perempuan menghibur temannya yang tengah hamil pada usia remaja. — Sumber: iStock/yds

Data lapangan UN Women di Lombok Timur dan Jember menunjukkan bahwa perkenalan melalui media sosial menjadi salah satu faktor signifikan penyebab kehamilan tidak diinginkan pada remaja, mencapai angka 35 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa interaksi daring dan pergaulan bebas menjadi tantangan serius.

Pengawasan Orang Tua dan Literasi Digital Mendesak

Perwakilan UN Women, Nurul Hilaliyah, menekankan perlunya pengawasan aktif orang tua terhadap aktivitas anak remaja di media sosial. "Tren pacaran anak SMP dan SMA yang berujung check-in di hotel seringkali berawal dari perkenalan di media sosial. Orang tua perlu diedukasi agar bisa memantau dan membimbing anak-anak mereka dalam menggunakan media sosial secara bijak," ujarnya di Jakarta.

Menariknya, Perwakilan UNFPA, Ria Ulina, pun menyoroti fenomena "cinta instan" yang dipicu oleh interaksi di media sosial sebagai pemicu pernikahan dini. "Banyak pernikahan anak terjadi bukan karena paksaan, tapi karena 'cinta' yang bersemi di media sosial. Karena itu, pendidikan yang menyeluruh, termasuk literasi digital, sangat krusial bagi remaja putra dan putri agar mereka bisa menunda pernikahan dan menyelesaikan pendidikan," tegasnya.

Pemberdayaan Ekonomi dan Kegiatan Positif Alternatif

Selain pengawasan dan literasi digital, pemberdayaan ekonomi keluarga dan penyediaan kegiatan positif alternatif bagi remaja juga dinilai efektif mencegah kehamilan dini. Sosiolog dari Universitas Indonesia (UI), Dr. Maya Lestari, menjelaskan, "Keluarga dengan kondisi ekonomi yang stabil cenderung memiliki pengawasan yang lebih baik terhadap anak. Selain itu, memberikan akses pada kegiatan ekstrakurikuler, komunitas positif, atau pelatihan keterampilan dapat mengalihkan fokus remaja dari perilaku berisiko."

Dr. Maya menambahkan bahwa menciptakan lingkungan keluarga yang hangat dan komunikatif juga berperan penting. "Remaja yang merasa dekat dan nyaman dengan orang tuanya akan lebih terbuka untuk berdiskusi tentang berbagai hal, termasuk risiko pergaulan bebas dan pentingnya menunda pernikahan dini," pungkasnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Yuniar Dwi Setiawati

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.