Pemerintah Siapkan 33 Area Pembangunan Pembangkit Listrtik Tenaga Sampah

Rabu, 14 Mei 2025, 15:24 WIB

JAKARTA – Untuk mengatasi penumpukan sampah di berbagai tempat, mulai disiapkan 33 lokasi untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).

Ini simpaikan Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq di DPR, Rabu.

Ket. Foto: sampah — Sumber: ist

Menurutnya, pemerintah dalam rangka mencapai target pengelolaan sampah, juga sedang melakukan penyatuan tiga Peraturan Presiden (Perpres) terkait pengelolaan sampah lewat PLTS. Hal itu, lanjutnya, bisa ditambah berdasarkan kajian tim indikator.

Menteri LH merujuk kepada Perpres Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan yang sebelumnya menargetkan 12 wilayah menjadi lokasi pembangunan PLTS.

Target pembangunan di Jakarta. Kemudian 11 kota seperti Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, Semarang, dan Makassar.

Dari target kota-kota yang dicanangkan, saat ini baru dua PLTS yang beroperasi secara penuh, yaitu PLTS Putri Cempo di Surakarta dan PLTS Benowo di Surabaya.

Dalam Pepres yang baru, jelasnya, secara garis besar penanganan pengelolaan sampah akan dilakukan penugasannya kepada Badan Pengelola Investasi Danantara (BPI Danantara) dan PT PLN. Pemerintah daerah berkewajiban menyiapkan lokasi dari tempat pengelolaan sampah untuk energi listrik dan menyiapkan bahan bakunya.

Tidak hanya itu, dalam aturan baru tersebut rencananya dilakukan pemberian subsidi dalam bentuk pembelian tenaga listrik. Ini berbeda dengan aturan sebelumnya yang dilakukan lewat tipping fee atau biaya yang dibayar pemerintah kepada pihak pengolah sampah.

"Presiden mengharapkan seluruh perizinan penanganan sampah ini bisa selesai di tahun 2025," kata Hanif Faisol Nurofiq.

  • sampah
  • Industri PLTS

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.