Cuaca Ekstrem, Pemkab Lebak Minta Masyarakat Waspadai Bencana Alam
Minggu, 21 Sep 2025, 13:38 WIBLEBAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam, sehubungan terjadinya perubahan cuaca buruk yang ditandai hujan lebat disertai angin kencang dan petir.
âKami minta warga untuk waspada menghadapi cuaca buruk itu," kata Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah di Lebak dalam keterangan di Lebak, Minggu (21/9).
Menurut dia, selama ini, Kabupaten Lebak merupakan daerah 'langganan' bencana alam, seperti banjir, longsor, pergerakan tanah, angin puting beliung, gempa dan gelombang tinggi.
Sebab, kondisi alamnya terdapat pegunungan, perbukitan, daerah aliran sungai, dan pesisir pantai.
Namun, peluang bencana alam tersebut jika memasuki curah hujan meningkat dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir.
Oleh arena itu, pihaknya belum lama ini melaksanakan kesiapsiagaan dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), BPBD , TNI, Polri, Relawan dan masyarakat.
âKesiapsiagaan itu salah satu upaya mitigasi kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa,â katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan pihaknya kini menyiagakan peralatan evakuasi guna menyelamatkan korban bencana alam, seperti kendaraan operasional, perahu karet, tambang, gergaji mesin senso, pelampung, tenda dan lainnya.
Selain itu juga logistik berupa beras, makanan siap saji, minuman kemasan, aneka makanan camilan, susu dan peralatan dapur.
"Kami siap siaga selama 24 jam untuk menghadapi cuaca buruk untuk penanggulangan kebencanaan," katanya.
Sementara itu, berdasarkan laporan Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah Tangerang Hartanto mengatakan masyarakat Banten, termasuk Kabupaten Lebak agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba juga masyarakat untuk menghindari aktivitas di ruang terbuka saat hujan disertai petir.
Kemudian menjauhi pohon, papan reklame, dan bangunan yang berisiko roboh saat angin kencang, serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Masyarakat juga diharapkan untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, seperti aplikasi Info BMKG, serta akun media sosial @infobmkg dan @bmkgwilayah2. âKami berharap masyarakat tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem itu ," katanya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Banten pada 3-8 Mei, BMKG Minta Warga Waspada
-
Angkasa Pura Indonesia dan AirNav Pastikan Operasional Bandara Soetta Tetap Terkendali Saat Cuaca Buruk
-
Masuki Pancaroba, BMKG Minta Warga Bandung Raya Waspadai Cuaca Ekstrem
-
Cuaca Ekstrem dan Potensi Bencana Alam
-
Cuaca Ekstrem hingga 24 Mei, BPBD DKI Minta Warga Waspada Banjir
-
Momen Langka! Warga Bantaran Rel Sampaikan Harapan ke Presiden Prabowo Soal Tempat Tinggal.
-
Program Pemberdayaan Perempuan Sektor Kakao di Sulsel Kelola Dana Lebih dari Rp15 Miliar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.