Lestarikan Warisan Dokumenter, Jakarta Jadi Lokus Prioritas Program Ingatan Kolektif Nasional

Rabu, 14 Mei 2025, 14:22 WIB

JAKARTA - Wilayah Jakarta menjadi salah satu dari tiga lokus prioritas Program Ingatan Kolektif Nasional (IKON) yang bertujuan untuk melestarikan warisan dokumenter dengan nilai signifikan bagi sejarah dan identitas bangsa Indonesia.

“Pemilihan daerah-daerah ini tidak dilakukan secara asal melainkan berdasarkan rekomendasi dewan pakar yang mempertimbangkan beberapa hal penting,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara Perpustakaan Nasional, Yeri Nurita.

Ket. Foto: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara Perpustakaan Nasional, Yeri Nurita. — Sumber: antara foto

Yeni Nurita dalam kegiatan "Penggalian Potensi Naskah Kuno Nusantara sebagai Ingatan Kolektif Nasional" di Jakarta, Rabu (14/5), menyebutkan bahwa dua provinsi lainnya, yaitu Provinsi Lampung dan Jawa Timur.

Adapun beberapa pertimbangan pemilihan Jakarta sebagai lokus dalam program yang diinisiasi oleh Perpustakaan Nasional ini antara lain memiliki warisan tradisi pernaskahan dan potensinya secara nasional.

Lalu, tersedianya ekosistem pernaskahan ditandai dengan adanya komunitas maupun akademisi yang menggeluti naskah setempat dan adanya dukungan nyata dari para pemangku kepentingan daerah khususnya dinas perusahaan maupun dinas-dinas terkait lainnya.

Dalam konteks ini, pihaknya sangat berharap DKI Jakarta dapat selaras dan bersinergi dengan program pernaskahan nasional. "Jakarta meski dikenal sebagai kota metropolitan modern namun tetap menyimpan warisan pernaskahan yang luar biasa," katanya.

Di antara warisan dokumenter yang dimiliki DKI Jakarta, naskah-naskah Pecenongan merupakan salah satunya. Dokumen ini merupakan warisan dari tokoh Muhammad Bakir dari abad ke 19 hingga 20.

Yeri mengatakan, naskah-naskah ini merupakan saksi bisu dinamika budaya dan keilmuan di Batavia pada masa lalu yang sangat layak untuk diagungkan hingga ke tingkat nasional.

Dia mengajak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta serta seluruh pihak baik dari lembaga pendidikan, komunitas massa dan media untuk berkolaborasi menjadikan warisan dokumenter dari masa lalu tersebut dapat terkontekstualisasi dan tetap relevan bagi generasi saat ini dan yang akan datang.

Yeri menambahkan, saat ini ada tiga fokus utama yang menjadi arah pembangunan literasi dan fokus nasional. Yaitu peningkatan budaya baca dan kecakapan literasi, pengarusutamaan naskah nusantara dan standardisasi dan pembinaan perpustakaan.

Terkait program pengarusutamaan naskah nusantara, Perpustakaan Nasional berupaya mengangkat kembali kekayaan intelektual bangsa yang tersimpan dalam ribuan naskah kuno di seluruh nusantara sebagai bagian tak terpisahkan dari peningkatan ingatan kolektif nasional.

  • Jakarta
  • Program Ingatan Kolektif Nasional

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.