UMKM Diminta Manfaatkan Berbagai Kerja Sama Dagang untuk Ekspor
Selasa, 13 Mei 2025, 21:58 WIBJAKARTA-Menteri Perdagangan Budi Santoso meminta pelaku usaha termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dapat memanfaatkan berbagai kerja sama perdagangan yang telah dijalin Indonesia dengan negara-negara mitra.
Contohnya, ekspor ke Uni Emirat Arab (UEA) dapat dilakukan dengan memanfaatkan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif kedua negara (Indonesia-United Arab Emirates CEPA). Skema ini memungkinkan UEA untuk menurunkan dan menghapus tarif bea masuk untuk sekitar 94 persen dari total pos tarif, sehingga membuka akses pasarnya bagi Indonesia.
âKita sudah punya perjanjian dagang dengan UEA, maka perlu kita manfaatkan sebaik-baiknya. Selain itu, Indonesia dan Tunisia akan menandatangani CEPA pada Juni mendatang. Indonesia juga sedang mengejar penyelesaian perundingan CEPA dengan Uni Eropa untuk membuka potensi pasar yang besar sekali ke sana,â kata Mendag Budi saat melepas ekspor satu kontainer produk tuna beku, ke UEA jelang akhir pekan lalu.
Selama ini ujarnya, Kementerian Perdagangan telah melaksanakan pembukaan pasar baru ke pasar-pasar nontradisional, atau pasar yang potensinya belum terjamah, dalam strategi ekspor. Inisiatif untuk membuka pasar ekspor baru saat ini semakin relevan. Salah satunya, karena dinamika perang dagang dan hambatan perdagangan yang diterapkan secara unilateral. Untuk itu, ekspor ke negara mitra yang telah memiliki perjanjian akan menjadi daya tarik.Â
"Dengan bertambahnya jumlah kerja sama perdagangan dengan negara mitranya, hal tersebut diharapkan memberikan motivasi bagi para eksportir untuk meningkatkan ekspornya,"ucap Mendag.
Produk tuna beku yang diekspor itu yaitu frozen yellow fin tuna loin. Ekspor kali ini senilai 90 ribu dollar AS atau setara 1,87 miliar rupiah. Pelepasan ekspor digelar di PT Dempo Andalas Samudera, Padang, Sumatra Barat.
Eksportir Baru
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah meminta pemerintah pusat untuk mendukung ekspor produk unggulan Sumatra Barat. Ia mengatakan, Export Coaching Program dari Kemendag telah menghasilkan 60 eksportir baru sehingga menambah jumlah jajaran eksportir yang ada saat ini.
 âKami juga mengharapkan informasi dan dukungan bagi pelaku usaha Sumatra Barat agar bisa mengikuti berbagai pameran di dalam dan luar negeri,â ujar Mahyeldi.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
30 UMKM Binaan BI DKI Mejeng di KKI 2026, Target Perluas Pasar & Akses Pembiayaan
-
KKI 2026 Catat Transaksi Rp177,21 Miliar, UMKM DKI Kuatkan Ekspor & Pembiayaan
-
Cegah Krisis Berkepanjangan, Pemkab Bekasi Salurkan 3,6 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
-
El Nino Semakin Parah! Kementerian PU Bergerak Salurkan Air Bersih ke Halmahera Timur
-
IHSG Hari Ini Menguat, Ditopang Kinerja Keuangan Emiten Periode Kuartal II
-
Pakar Khawatir Beijing Diam-Diam Kirim Rudal Panggul ke Iran Lewat Pakistan, Trump Percaya Janji Xi Jinping
-
Real Madrid Ubah Sikap, Rodri Kini Jadi Target Utama Transfer dari Manchester City
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.