Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Bengkulu Memperketat Wisata ke Pulau Tikus usai Kapal Karam Diterjang Gelombang

26 Senin, 12 Mei 2025, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Bengkulu Memperketat Wisata ke Pulau Tikus usai Kapal Karam Diterjang Gelombang Pemprov Bengkulu Memperketat Wisata ke Pulau Tikus usai Kapal Karam Diterjang Gelombang Doc: ANTARA
Ket. Proses evakuasi korban kapal tenggelam di Bengkulu, Minggu.

BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperketat akses wisata ke destinasi Pulau Tikus Kota Bengkulu usai kejadian kapal wisata yang karam diterjang gelombang laut pada Minggu 11 Mei 2025.

"Kita memperketat, tapi tidak menutup, Karena bagaimanapun juga musibah itu terjadi di manapun saja, tapi ketika ada kelalaian di sana ada pelanggaran di sana harus ditindak," kata Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, di Bengkulu, Senin (12/5).

Gubernur Helmi Hasan menegaskan kejadian seperti itu tidak boleh terulang, harus ada perbaikan dari sisi keamanan, menekan risiko yang membahayakan keselamatan.

"Dan tentu kepolisian harus menegakkan hukum, dan kepolisian sudah melakukan langkah-langkah hukum yang harus dilakukan. Dan kemudian ketika ada kesalahan yang dilakukan oleh siapapun di republik ini tentu akan ada tindakan-tindakan hukum yang akan dilakukan dan tentu saja hal seperti ini tidak boleh terulang kembali," kata Helmi Hasan.

Gubernur Helmi Hasan pun menyampaikan belasungkawa mendalam bagi korban dan keluarga korban. Helmi juga mengajak seluruh masyarakat mendoakan yang terbaik bagi korban dan keluarga korban.

"Tidak ada orang yang menginginkan musibah ini, maka semua menyatakan duka yang mendalam dan mendoakan semoga yang meninggal dunia ditempatkan di surganya Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Dan kepada masyarakat untuk mendoakan yang terbaik," kata dia.

Kapal yang membawa wisatawan ke destinasi Pulau Tikus tenggelam di perairan laut pantai Malabero Kota Bengkulu, Minggu (11/4) sekitar pukul 16.00 WIB.

Musibah tenggelamnya kapal wisata itu diduga akibat cuaca buruk yang terjadi pada Minggu sore, yang menyebabkan kapal kehilangan keseimbangan saat akan menuju ke bibir Pantai Malabero.

Berdasarkan informasi yang diterima, kapal tersebut mengangkut sebanyak 104 penumpang yang terdiri dari 98 wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Tikus, satu nakhoda dan lima anak buah kapal (ABK).

Sebanyak 97 penumpang di antaranya dalam kondisi selamat, namun sebagian dibawa ke rumah sakit Bhayangkara dan RSHD untuk mendapatkan perawatan intensif, dan tujuh lainnya meninggal dunia.

Peristiwa tersebut bermula saat wisatawan tersebut pulang dari Pulau Tikus menuju ke Kota Bengkulu, namun saat di perairan Laut Malabero, kapal yang ditumpangi mengalami mesin mati.

Setelah mesin mati, kapal tersebut di terjang ombak yang kencang sehingga kapal wisatawan mengalami kebocoran kemudian tenggelam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Daerah
Tercatat Tiga Kali Letusan ...
Megapolitan
Penutupan Perlintasan Sebid...

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Mentan Tegaskan Pasokan Ber...

Kemnaker: BSU 2026 Masih Dikaji

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemnaker: BSU 2026 Masih Di...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.