Ini Kronologi Ledakan Detonator saat Pemusnahan Amunisi di Garut hingga Sebabkan 13 Orang Meninggal
Senin, 12 Mei 2025, 16:58 WIBJAKARTA - Kepada Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menjelaskan kronologi meledaknya detonator dalam peristiwa pemusnahan amunisi di kawasan Garut, Jawa Barat (Jabar), Senin (12/5).
Wahyu mengatakan, semua berawal dari digelarnya kegiatan pemusnahan amunisi yang dilakukan Jajaran Gudang Pusat Amunisi III Pusat Peralatan TNI AD di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat pukul 09.30 WIB.
"Pada awal kegiatan secara prosedur telah dilaksanakan pengecekan terhadap personel maupun yang berkaitan dengan lokasi peledakan dan semuanya dinyatakan dalam keadaan aman," kata Wahyu saat memberikan keterangan pers, Senin.
Setelah itu, personel membuat dua lubang sumur untuk dimasukkan amunisi milik TNI AD yang akan dimusnahkan.
Setelah lubang tersebut dibuat kemudian dimasukkan amunisi yang akan dimusnahkan, lubang tersebut lalu diledakkan oleh personel TNI AD menggunakan detonator.
"Peledakan di dua sumur ini berjalan dengan sempurna dalam kondisi aman," kata Wahyu.
Setelah itu, personel mengisi satu lubang yang telah disiapkan untuk menghancurkan detonator yang sebelumnya dipakai untuk meledakkan dua lubang sumur.
Detonator itu dimasukkan ke dalam lubang, lanjut Wahyu, untuk dimusnahkan dengan cara yang sama dengan pemusnahan amunisi sebelumnya.
"Saat tim penyusun amunisi menyusun detonator di dalam lubang tersebut secara tiba-tiba terjadi ledakan dari dalam lubang," kata Wahyu.
Ledakan tersebut menyebabkan 13 orang meninggal dunia. Wahyu menjelaskan mayoritas dari korban merupakan personel TNI AD.
"Saat ini semua korban yang meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSUD untuk dilakukan tindakan selanjutnya," kata Wahyu.
Wahyu memastikan pihaknya akan menginvestigasi kasus ledakan ini untuk mengungkap penyebab utama meledaknya detonator tersebut.
- Garut
- Kadispenad
- Ledakan Amunisi
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Garut Perlu Dua Pelabuhan untuk Maksimalkan Sektor Perikanan
-
BPKH Teken MoU dengan RUA AlHaram AlMakki untuk Dukung Pengembangan King Salman Gate di Makkah
-
Memahami Sejarah Garut Menjadi Kunci dalam Memajukan Daerah
-
Pacitan Gelar Festival Rawat Jagat sebagai Ruang Budaya dan Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Pengunjung Melonjak, Taman Margasatwa Ragunan Dikunjungi 408.755 Wisatawan pada Momen Libur Nataru
-
Terseret Skandal Epstein, Presiden WEF Borge Brende Diselidiki
-
Persib Makin Kokoh di Puncak Klasemen Setelah Kalahkan Persita 1-0
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.