Kompromi dengan Tarif Trump, Indonesia akan Pangkas Besar-besaran Impor BBM dari Singapura!

Minggu, 11 Mei 2025, 17:13 WIB

JAKARTA - Pemerintah berencana akan memangkas impor bahan bakar minyak (BBM) dari Singapura dan mengalihkan dengan pasokan dari Amerika Serikat dan negara-negara Timur Tengah. 

Dikutip dari The Edge, Menteri Energi dan Sumber Daya Minerali, Bahlil Lahadalia mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat (9/5), pihaknya akan berupaya untuk secara bertahap menghilangkan pengiriman produk minyak dari Singapura, yang merupakan lebih dari setengah impornya. 

Ket. Foto: Indonesia mengimpor sekitar 290.000 barel per hari bahan bakar cair olahan dari Singapura — Sumber: Istimewa

Menurut politisi Golkar itu, pembelian akan dialihkan ke pemasok di AS dan Timur Tengah karena Indonesia berupaya mendapatkan harga yang lebih rendah dan "keseimbangan yang lebih baik" dalam lingkungan geopolitik global yang terus berubah, kata Lahadalia.

“Ini bukan hanya masalah harga, tetapi juga masalah geopolitik, kita perlu memiliki keseimbangan dengan negara lain,” kata Bahlil, seraya menambahkan bahwa impor dari Singapura akan dikurangi hingga nol “suatu hari nanti”.

Indonesia merupakan salah satu dari beberapa negara yang berupaya menyeimbangkan kembali hubungan dagang mereka dengan AS untuk menghindari tarif yang memberatkan dari Presiden Donald Trump. Pemerintah telah menawarkan untuk meningkatkan pembelian komoditas Amerika seperti minyak dan gas minyak cair.

Meskipun Singapura tidak memiliki produksi minyak mentah sendiri, negara-kota ini merupakan pusat penyulingan minyak dan pemasok utama produk ke negara-negara lain di kawasan tersebut.

Termasuk Indonesia, yang produksi bahan bakar fosilnya sendiri telah menyusut selama bertahun-tahun dan mengimpor sekitar 290.000 barel bahan bakar cair olahan per hari dari negara tetangganya yang lebih kecil, menurut analisis dari Sentosa Shipbrokers. Sebagian besar aliran dari Singapura tersebut terdiri dari bensin dan solar.

AS telah mengenakan tarif sebesar 32 persen terhadap barang-barang Indonesia, tetapi seperti halnya negara lain, penerapannya telah ditunda hingga bulan Juli untuk memberi ruang bagi negosiasi.

Bahlil impor BBM dari Singapura akan dilakukan secara bertahap. pemeringah dapat mengalihkan sebanyak 60 persen dari total impor BBM dari Singapura ke AS pada tahap awal, katanya.

Lahadalia mengatakan pemangkasan akan dimulai dalam waktu enam bulan dan perusahaan minyak negara, PT.Pertamina, sedang membangun dermaga untuk menampung kapal tanker yang lebih besar. Ia mengatakan awal minggu ini bahwa Indonesia akan menangguhkan impor minyak dari Singapura selama enam bulan

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.