Wagub Jatim Sebut Sinergitas dan Kolaborasi Jadi Kunci Jalankan Roda Pemerintahan

Jumat, 09 Mei 2025, 00:22 WIB

SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur,  Emil Elestianto Dardak menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-VII tahun 2025 di Surabaya, Kamis (8/5).

Bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dan Ketua Dewan Pengurus Apeksi sekaligus Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wagub Emil turut membuka Munas ini dengan menabuh genderang. Bertemakan "Dari Apeksi Untuk Negeri". Turut hadir dalam acara ini seluruh wali kota dari 98 kota se-Indonesia.

Ket. Foto: Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, bersama Ketua Dewan Pengurus Apeksi sekaligus Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. — Sumber: Istimewa

Wagub Emil mengatakan, sinergitas dan kolaborasj merupakan salah satu kunci utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Untuk itu, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak termasuk antara Pemerintah Kabupaten/Kota dan Pemerintah Provinsi.

"Wali Kota merupakan mitra kami di Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Prinsip pengambilan kebijakan kami adalah kolaboratif, bukan instruktif. Maka, kami beserta bupati dan wali kota berjalan bersama-sama. Karena setiap daerah punya kekhasan dan kekhususannya masing-masing," katanya.

Wagub Emil juga mengaku bangga akan terpilihnya Surabaya sebagai tuan rumah Munas Apeksi kali ini. Pasalnya, Kota Surabaya senantiasa mengukir pencapaian baik yang bahkan menjadikannya kota dengan kemandirian fiskal terkuat di Indonesia menurut Wamendagri Bima Arya.
 
"Perekonomian Jawa Timur berkontribusi cukup signifikan terhadap ekonomi Indonesia, sekitar seperenam dari total ekonomi nasional. Nah, perekonomian Surabaya berkontribusi sekitar sepertiga dari total ekonomi Jawa Timur. Jadi ya besar kontribusinya untuk perekonomian Indonesia," jelasnya.

Lebih jauh, Wagub Emil berharap agar Munas ini dapat menjadi wadah pertukaran inovasi dan pembahasan isu-isu penting. Yang mana, pengaplikasiannya dapat berimbas positif pada pembangunan di daerah-daerah.

"Kota-kota ini pasti ada kalanya berkompetisi dan bertanding, tapi pada ujungnya bersanding. Inilah yang diharapkan dan berikutnya dengan jika apa yang rumusan solusi yang dibahas di sini diaplikasikan, Apeksi dapat menjadi motor penggerak pembangunan bangsa bukan memperlambat pembangunan bangsa," pungkasnya.

Sementara itu, Wamendagri Bima Arya mengajak para wali kota untuk aktif berdiskusi. Terlebih terkait permasalahan vital di masyarakat seperti transportasi publik.

"Apeksi ini adalah wadah yang dibangun untuk melakukan mediasi terdapat persoalan-persoalan di lapangan. Seperti ketika ada program tidak sinkron antara pusat, pemerintah provinsi, dan daerah," ujarnya.

"Pusat pasti membantu untuk meringankan beban teman-teman agar kota-kota di Indonesia semakin kuat. Salah satu ikhtiarnya adalah efisiensi karena sesungguhnya efisiensi itu adalah menguatkan ruang fiskal sebagai visi jangka panjang. Jadi dengan ini kita menghilangkan yang mubazir agar tercipta ruang yang kokoh," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Emil, Wamendagri Bima Arya, Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengunjungi Indonesia City Expo 2025 yang juga dilaksanakan di Grand City Surabaya pada 8-10 Mei 2025. Pameran ini berisikan booth dari berbagai kota di Indonesia yang menawarkan produk, jasa, maupun inovasi yang dapat menggaet calon investor.

"Pameran ini bisa dikunjungi siapa saja untuk mengenal lebih dalam apa keunggulan dari tiap-tiap kota. Ini juga untuk menambah wawasan karena ini mendatangkan banyak sekali delegasi dari 98 kota yang berkumpul. Jadi ini dapat berdampak dan kita juga mereka bisa lebih mengenal Surabaya," ucap Wagub Emil.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.