- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump dan Kanselir Baru Je...
Trump dan Kanselir Baru Jerman Sepakat untuk Menyelesaikan Sengketa Perdagangan
Jumat, 09 Mei 2025, 04:47 WIBBERLIN - Juru bicara pemerintah Jerman pada Kamis (8/5) mengatakan, Kanselir Friedrich Merz, yang baru menjabat, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melalui panggilan telepon telah sepakat tentang perlunya menyelesaikan sengketa perdagangan dengan cepat.Â
Dari The Guardian, kedua pemimpin juga sepakat tentang perlunya bekerja sama erat dengan tujuan mengakhiri perang di Ukraina , kata juru bicara tersebut.
"Presiden Trump mengucapkan selamat kepada Kanselir atas pelantikannya" awal minggu ini, kata juru bicara tersebut. "Kanselir Merz meyakinkan Presiden Amerika bahwa, 80 tahun setelah berakhirnya perang dunia kedua, Amerika Serikat tetap menjadi sahabat dan mitra yang sangat penting bagi Jerman."
Pada hari pemilihannya awal minggu ini, Merz memperingatkan AS untuk "menjauh" dari politik negaranya setelah AfD (Alternative for Germany) partai yang berhaluan kanan ekstrem menerima dukungan kuat dari sekutu presiden AS, termasuk Wakil Presiden JD Vance dan miliarder teknologi kontroversial Elon Musk .
Merz mengutuk âpernyataan tidak masuk akalâ baru-baru ini dari AS, tanpa menyebutkan pernyataan tertentu, dan mengatakan bahwa ia âingin mendorong pemerintah Amerika ⦠untuk tidak ikut campurâ dalam politik dalam negeri Jerman.Â
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump Ancam Naikkan Tarif Jika Inggris Tak Hapus Pajak Layanan Digital
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump akan Tampil di Paspor Edisi Terbatas Ulang Tahun AS ke-250
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.