BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di Wilayah NTB
Kamis, 08 Mei 2025, 18:24 WIBMATARAM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Diprakirakan akan terjadi peningkatan potensi cuaca ekstrem di wilayah NTB pada periode 8 hingga 13 Mei 2025," kata Kepala Stasiun Meteorologi Zaenudin Abdul Madjid Lombok, Satria Topan Primadi dalam keterangan yang diterima di Mataram, Kamis.
Saat ini, dinamika atmosfer menunjukkan aktivitas yang signifikan di sekitar wilayah NTB. Beberapa indikator utama penyebab peningkatan potensi cuaca ekstrem, antara lain aktifnya gelombang atmosfer Equatorial Rossby, adanya perlambatan kecepatan angin di sekitar wilayah NTB.
"Kelembapan udara yang cenderung basah di berbagai ketinggian, serta labilitas atmosfer yang kuat yang mendorong pembentukan awan hujan secara masif," katanya.
Selain itu, anomali suhu muka laut yang bernilai positif di perairan sekitar NTB turut meningkatkan penguapan, yang kemudian menambah massa uap air di atmosfer.
Kondisi atmosfer ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif (awan cumulonimbus) yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir/kilat dan angin kencang.Â
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, petir, hingga pohon tumbang.
"Pastikan saluran air bersih dari sampah agar tidak terjadi luapan saat hujan lebat, hindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem, pangkas ranting pohon yang rapuh, dan siapkan rencana evakuasi dini bila tinggal di daerah rawan bencana," katanya.
- ntb
- bmkg
- cuaca ekstrem
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Kemenkes Sebut Nakes Dilindungi Hukum Nasional
-
Didominasi Terik Matahari, Ini Prakiraan Cuaca Jakarta dari Pagi Sampai Malam Menurut BMKG
-
Pemanfaatan lahan kosong fasos fasum untuk ketahanan pangan
-
WHO Bunyikan Alarm: Kasus Kanker Dunia Diprediksi Meledak, 1 dari 5 Orang Berisiko Terkena
-
PBB: Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas dalam Dua Kecelakaan Kapal di Lepas Pantai Myanmar
-
FIFA Evaluasi Aturan Hydration Break, Wenger: Tak Pengaruhi Hasil Pertandingan
-
Presiden AS Donald Trump Bakal Serahkan Trofi Juara di Final Piala Dunia 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.