Naskah Akademik Kurikulum AI dan Coding Sudah Rampung
Rabu, 07 Mei 2025, 20:53 WIBJAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengatakan naskah akademik kurikulum kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan coding sudah rampung. Pihaknya saat ini terus mengembangkan kurikulum tersebut.
"Yang AI, kurikulum AI dan coding itu kami sudah selesai naskah akademiknya juga sudah selesai capaian pembelajarannya," kata Abdul Mu'ti usai Peluncuran Gemini Academy dan Edukreator di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (7/5).
Dia menerangkan, saat ini pihaknya tengah mengurus penerbitan peraturan menteri terkait kebijakan tersebut. Menurutnya, peraturan menteri tersebut masih dalam proses harmonisasi dengan Kementerian Hukum.Â
"Jadi sekarang rancangan peraturan menteri tentang pembelajaran coding dan AI itu masih dalam proses harmonisasi dengan kementerian hukum dan kementerian terkait yang lain," jelasnya.
Mu'ti menekankan, jika pembelajaran AI dan coding untuk tahun ajaran 2025/2026 masih berupa mata pelajaran pilihan. Sekolah belum diwajibkan untuk menerapkan pembelajaran AI dan coding.Â
Dalam proses penerapan mata pelajaran AI dan coding, Pihaknya bekerjasama dengan sejumlah pihak. Terutama penyedia layanan AI dan coding.Â
"Bisa dengan banyak pihak. Karena penyedia coding itu kan sangat banyak ya di masyarakat. Dan kita sudah ada kerjasama dengan beberapa pihak untuk bagaimana agar pembelajaran coding ini dapat terlaksana," ucapnya.
- artificial intelligence (AI)
- Kurikulum
- Kecerdasan Buatan
- Naskah Akademik
- Abdul Mu'ti
- Mendikdasmen
- coding
- kemendikdasmen
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Komnas HAM Dorong Investigasi Kasus Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua
-
OpenAI Rilis Fitur Health di ChatGPT, Terhubung ke Apple Health dan Rekam Medis
-
Perkuat Fondasi Teknologi Berkelanjutan, Bank Jakarta Investasi pada Talenta Digital
-
Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Nakes demi Pelayanan Inklusif TBC di Gorontalo
-
Prancis Waspadai Kejutan Paraguay, Mbappe Bidik Rekor di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Tak Sekadar Gaya, Kemenekraf Ingin Fesyen Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi
-
Badan Geologi: Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.