BI: Investor Masih Lihat Pertumbuhan Indonesia Tinggi

Rabu, 07 Mei 2025, 15:39 WIB

JAKARTA – Para investor melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan satu masih tinggi. “Petumbuhan masih tinggi ya, meskipun berada di bawah konsensus pelaku pasar sebesar 4,92 persen yoy,” turur Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea dalam acara Taklimat Media di Kantor Pusat BI, Jakarta, Rabu..

Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I mencapai 4,87 persen year on year (yoy). “Angka 4,87 persen still high enough bagi investor, apalagi nilai tukar kita juga menunjukkan kondisi yang membaik,” kata

Ket. Foto: pabrik — Sumber: ist

Erwin mencatat, nilai tukar rupiah semakin membaik dengan pergerakan di bawah 16.500 per dollar AS. Dia memastikan, BI akan tetap berada di pasar untuk menjaga kepercayaan pelaku pasar.

BI juga memastikan kecukupan likuiditas untuk memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan investor yang melakukan repatriasi dividen dan korporasi yang melakukan pembayaran utang luar negeri.

Secara akumulasi, Erwin mengamini beberapa waktu belakangan terjadi outflow terutama dipengaruhi outflow dari pasar saham. Akan tetapi, dia melihat bahwa saat ini tekanan outflow sudah mulai mereda. Modal asing yang masuk terutama ke Surat Berharga Negara (SBN) saat ini juga sudah mulai lebih baik.

“Ini tanda-tanda, kepercayaan investor sudah mulai kembali. Tinggal bagaimana upaya dan langkah kita menjaga agar supply instrumen tetap lancar, ssehingga stabilitas dalam konteks nilai tukar dan kecukupan likuiditas rupiah tetap berada di pasar,” jelasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.