Siaga! Kebakaran Hutan Mulai Menerpa Wilayah Kalimantan Tengah
Senin, 05 Mei 2025, 14:24 WIBJAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menerpa di berbagai wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa dua kejadian karhutla masing-masing seluas 0,5 hektare di Kabupaten Lamandau dan 1 hektare di Kabupaten Kotawaringin Barat telah berhasil dipadamkan oleh petugas BPBD setempat pada Sabtu (3/5).
âPemadaman telah dilakukan sejak awal kemunculan titik api dan saat ini kedua lokasi telah dinyatakan padam,â ujarnya.
Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat sebanyak 38 kejadian karhutla terjadi di seluruh wilayah Kalimantan Tengah pada medio Januari hingga 4 Mei 2025, dengan sebaran 180 titik panas dan total luas lahan terdampak mencapai 25,46 hektare.
Kabupaten Sukamara tercatat sebagai wilayah dengan luas lahan terbakar terbesar, yakni 6,90 hektare, disusul Kabupaten Barito Utara dengan 4,01 hektare.
Menurut Abdul, penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum di masing-masing wilayah.
Menanggapi tren karhutla yang terus berulang, BNPB mengingatkan pemerintah daerah untuk menyiagakan peralatan pemadaman, kendaraan operasional, personel, serta anggaran cadangan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan bencana.
Langkah kesiapsiagaan harus terus diperkuat terutama di enam provinsi prioritas rawan karhutla yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau.
"Serta satu provinsi dengan penanganan khusus, yakni Kalimantan Timur,â kata Abdul, seraya mengingatkan supaya masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan diharapkan aktif melaporkan jika menemukan titik api di wilayahnya masing-masing. Ant
- Kebakaran Hutan
- Barito Utara
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Anabul Sakit? Ini Jadwal Mobil Klinik Hewan Keliling di Jaktim Selama Bulan Oktober
-
Trump Tawarkan Tiongkok Membeli Senjata Buatan AS
-
Pemerintah Berencana Melakukan Penyesuaian Ambang Batas Pendapatan Bebas Pajak untuk Pertama Kalinya sejak 2016
-
Kemensos: Pemerintah akan Perluas Registrasi Bansos
-
Pertamina Patra Niaga Perkuat Kesiapan Layanan Energi Jelang MotoGP Mandalika
-
Janice Tjen Tersingkir dari China Open
-
Pasar Murah Jatim Digelar, Khofifah Ungkap Strategi Jaga Daya Beli Warga di Tengah Gejolak Harga Pangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.