Tragis! Seorang Nenek di Banten Tewas Terbakar di dalam Rumahnya

Jumat, 02 Mei 2025, 11:38 WIB

SERANG - Seorang nenek bernama Jojah (65) tewas setelah rumahnya dilalap api pada Jumat (2/5) dini hari, diduga akibat lampu minyak yang digunakan sebagai penerangan.

Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, Jhonny E. Wangga, di Serang, Jumat, mengatakan kebakaran ini terjadi pada Jumat sekitar pukul 01.30 WIB. Warga sekitar yang melihat api membesar segera melaporkan kejadian ini.

Ket. Foto: Petugas damkar saat melakukan proses pemadaman api yang membakar rumah seorang nenek di Kampung Kleben, Desa Kalapian, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Jumat (2/5/2025). — Sumber: BPBD Kabupaten Serang

"Informasi awal diperoleh dari warga setempat, Bapak Syahid. BPBD Kabupaten Serang menerima laporan melalui WhatsApp pada pukul 01.36 WIB," ujarnya.

Diketahui, rumah korban memang tidak memiliki aliran listrik, sehingga ia mengandalkan lampu minyak untuk penerangan. Sayangnya, kondisi rumah yang terbuat dari kayu membuat api cepat merambat dan menghanguskan seluruh bangunan.

"Diduga, api berasal dari lampu minyak di rumahnya. Korban yang melihat api mulai membesar pun sempat berteriak meminta tolong, namun kobaran api terlalu cepat menjalar hingga akhirnya ia terjebak di dalam rumah," katanya.

Diketahui nenek tersebut tinggal seorang diri di rumah sederhana di Kampung Kleben, Desa Kalapian, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang. Sementara anaknya menetap di luar kota.

Tim pemadam kebakaran segera dikerahkan dengan mengirimkan satu unit mobil pemadam berkapasitas 5.500 liter pada pukul 01.45 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 02.30 WIB dan berhasil memadamkan api pada pukul 02.52 WIB.

"Kebakaran berhasil dikendalikan, namun satu korban meninggal dunia dan satu rumah habis terbakar. Kerugian material masih dalam pendataan,” ujarnya.

Proses pemadaman melibatkan sejumlah pihak termasuk BPBD Kabupaten Serang, Polsek dan Koramil setempat, Puskesmas Pontang, serta warga sekitar yang turut bergotong royong memadamkan api dengan mengambil air dari kali secara estafet.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.