Hari Malaria Sedunia 2025: Kasus Meningkat Hampir 1 Juta, Papua Masih Jadi Episentrum

Jumat, 02 Mei 2025, 06:20 WIB

YOGYAKARTA — Hari Malaria Sedunia yang diperingati setiap 25 April menjadi pengingat bahwa Malaria masih menjadi ancaman nyata di Indonesia. Meskipun tren nasional sempat menunjukkan penurunan, data terbaru mengungkap bahwa pada tahun 2024 jumlah kasus Malaria diperkirakan mendekati satu juta. Hal ini menunjukkan bahwa target eliminasi Malaria nasional belum tercapai sepenuhnya.

Prof. dr. E. Elsa Herdiana Murhandarwati, M.Kes., Ph.D., Guru Besar Parasitologi FK-KMK UGM dan peneliti di Pusat Kedokteran Tropis (PKT) UGM, menjelaskan bahwa Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina pada malam hingga dini hari. Berbeda dengan nyamuk Aedes penyebab demam berdarah yang aktif di pagi hingga sore hari, nyamuk Anopheles lebih banyak berkembang di lingkungan hutan lebat, rawa, dan genangan air alami.

Ket. Foto: Peneliti UGM di Papua — Sumber: Dok. Humas UGM

Menurut Elsa, Papua masih menjadi wilayah dengan beban tertinggi Malaria, menyumbang sekitar 91 persen dari total kasus nasional. Ia menyoroti pentingnya penanganan prioritas dari Kementerian Kesehatan karena tantangan geografis, keterbatasan akses layanan kesehatan, serta distribusi tenaga medis yang belum merata turut memperparah penyebaran.

Sebagai upaya pengendalian, PKT UGM bersama Asia Pacific Leaders Malaria Alliance (APLMA) melakukan riset operasional di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan dan mencari solusi praktis berbasis bukti dalam konteks kerja sama lintas negara. “Bayangkan jika satu negara hampir bebas Malaria, tapi negara tetangganya masih tinggi, maka bisa terjadi ‘kasus impor’,” jelas Elsa.

Riset ini menghasilkan tiga intervensi utama yang telah ditindaklanjuti dalam forum lintas negara, yaitu pembangunan dashboard data lintas batas, penguatan surveilans migrasi, dan pembentukan gugus tugas bersama. Elsa menekankan, kolaborasi seperti ini penting untuk memperkuat koordinasi dan menjaga keberlanjutan eliminasi.

Hari Malaria Sedunia 2025, menurut Elsa, menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, peneliti, dan masyarakat demi mencapai target Indonesia bebas Malaria pada 2030. “Pencegahan, deteksi dini, dan kerja sama lintas batas adalah kunci,” pungkasnya.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Dinkes Tangerang Dorong Penguatan Dukungan ASI Eksklusif untuk Ibu Bekerja

AS Beri Sanksi Ekonomi ke Iran dengan Targetkan Lima Sektor

Kasus Yogi ‘Starlink’ di Mentawai, Menkomdigi Pilih Jalur Pembinaan Ketimbang Pidana

Disperpusip Lebak Sebut Perpustakaan Keliling Tumbuhkan Minat Baca Warga

Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Parimo Percepat Normalisasi Sungai

Produk UMKM Banyumas Raya Dilirik Buyer Afrika hingga AS, Peluang Ekspor Makin Terbuka

PLN Corner Hadir di Festival Musik Lapanada 2026, Kenalkan Beragam Layanan PLN.

Dorong Produktivitas Warga, PLN Mulai Pembangunan Jaringan Listrik Desa di Pedalaman Rote Ndao

Maulid Nabi, Brimob Polda Sumut Bagikan Bantuan Pangan untuk Dhuafa dan Anak Yatim di Medan Tembung

Kinerja Keuangan BTN Juli 2026: Laba Bersih Merekah Rp2,51 Triliun berkat Efisiensi Bebas Bunga

AI Makin Canggih, Bukti Video dan Foto di Pengadilan Kini Jadi Sorotan

Polisi Berhasil Menangkap Tiga Pelaku Karhutla di OKU Timur

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Karhutla di OKU Timur

Lestarikan Tradisi, Pemprov Babel Jadikan Nganggung sebagai Wisata Budaya

Dorong Kunjungan Wisata, Pasaman Barat Bina Pokdarwis untuk Beri Pelayanan Terbaik ke Wisatawan

Petenis Putri Indonesia Aldila Sutjiadi Terhenti di Laga Pembukanya

Cegah Gagal Panen, BWS Sumatera VI Alirkan Air ke Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Sarolangun Jambi

Kepala Bapanas: 80-90% Beras Fortifikasi di Ritel Diduga Palsu

Permintaan Pasar Nusantara Stabil, Harga Ternak Sapi di Gorontalo Utara Tetap Tinggi

Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram Siapkan 3 Ton Beras Cadangan Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.