- Home
-
- Luar Negeri
-
- Korea Utara Mengkonfirmasi...
Korea Utara Mengkonfirmasi Pasukannya Bantu Russia Rebut Kursk
Senin, 28 Apr 2025, 08:59 WIBSEOUL - Korea Utara untuk pertama kalinya mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah mengerahkan pasukan ke Russia. Kantor berita negara KCNA pada Senin (28/4) melaporkan, tentara Pyongyang membantu Moskow merebut kembali wilayah di bawah kendali Ukraina di wilayah perbatasan Kursk.
Pengakuan itu muncul beberapa hari setelah Russia mengkonfirmasi partisipasi Korea Utara, sementara badan intelijen Korea Selatan dan Barat telah lama melaporkan bahwa Pyongyang mengirim lebih dari 10.000 tentara untuk membantu di Kursk tahun lalu.
"Sub-unit angkatan bersenjata kami," kata Komisi Militer Pusat Korea Utara dalam laporan KCNA, "telah berpartisipasi dalam operasi pembebasan wilayah Kursk sesuai dengan perintah kepala negara Republik Rakyat Demokratik Korea".
Keputusan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un untuk mengerahkan pasukan, katanya, sesuai dengan perjanjian pertahanan bersama.
"Mereka yang berjuang demi keadilan semuanya adalah pahlawan dan perwakilan kehormatan tanah air," kata Kim menurut KCNA.
Kim menambahkan, sebuah monumen untuk mengenang "prestasi pertempuran" akan segera dibangun di ibu kota, dan merujuk pada "batu nisan prajurit yang gugur" yang secara terbuka mengkonfirmasi bahwa pasukan Korea Utara telah tewas dalam pertempuran.
Negara harus "mengambil langkah-langkah nasional yang penting untuk secara khusus menghormati dan merawat keluarga veteran perang," kata Kim.Â
Menurut Komisi Militer Pusat, "operasi pembebasan wilayah Kursk untuk memukul mundur invasi berani ke Federasi Russia oleh otoritas Ukraina telah berakhir dengan kemenangan".
Kepala Staf Russia Valery Gerasimov pada Sabtu memuji "kepahlawanan" tentara Korea Utara, yang menurutnya "memberikan bantuan signifikan dalam mengalahkan kelompok angkatan bersenjata Ukraina".
Hadiah Lebih BesarÂ
Para ahli meyakini keputusan untuk mengungkapkan pengerahan pasukan ke publik telah disetujui sebelumnya oleh Korea Utara dan Russia.
"Kedua negara sepakat untuk mengungkapkan pengerahan pasukan tersebut karena mereka menilai bahwa manfaat kompensasi atas pengerahan pasukan tersebut lebih besar daripada potensi kerusakan pada citra internasional mereka," kata Yang Moo-jin, presiden Universitas Studi Korea Utara di Seoul, kepada AFP.
Dengan menjanjikan keuntungan negara kepada pasukan yang dikerahkan, Korea Utara juga dapat "cukup meredakan reaksi keras dari dalam negeri," katanya, seraya menambahkan bahwa langkah tersebut mencerminkan kepercayaan Pyongyang.Â
"Korea Utara kemungkinan ingin menunjukkan bahwa kemenangan diraih berkat keterlibatan mereka, sehingga memperoleh imbalan lebih besar dari Russia," imbuh Yang.
Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada Minggu, tentara Ukraina masih bertempur di Kursk meskipun Moskow mengklaim "pembebasan" wilayah baratnya.
Komisi Militer Pusat Pyongyang mengatakan operasi itu merupakan bukti "persahabatan militan yang kuat antara kedua negara DPRK dan Rusia," menggunakan akronim untuk nama resmi Korea Utara.
"Pertanyaannya sekarang adalah apakah Kim Jong Un akan menghadiri perayaan Hari Kemenangan Russia pada tanggal 9 Mei," kata Lim Eul-chul, seorang profesor di Institut Studi Timur Jauh Seoul.
Russia telah berjanji akan menyelenggarakan perayaan Hari Kemenangan terbesarnya pada tanggal 9 Mei untuk menandai 80 tahun kekalahan Nazi Jerman, yang menampilkan parade militer besar-besaran dan pidato dari Presiden Vladimir Putin.
"Meskipun kemungkinan Kim menghadiri acara tersebut tampak relatif rendah, hal itu tidak dapat sepenuhnya dikesampingkan," kata Lim.
"Penaklukan kembali wilayah Kursk dapat menjadi pembenaran positif atas kehadiran Kim pada perayaan Hari Kemenangan," imbuh Yang.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Russia Tuduh Rezim Ukraina Neo-Nazi, Situasi HAM Disebut Memburuk
-
Lisa Blackpink Kunjungi “Punch”, Monyet Kesepian yang Viral di Jepang
-
Film Animasi “KPop Demon Hunters” Raih Dua Penghargaan di Oscar 2026
-
Kemenekraf Fasilitasi Klip Video Musisi Jawa Tengah lewat AKTIF Musik
-
Proses Verifikasi Pendaftaran Mudik Gratis oleh Pemprov DKI Jakarta
-
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Kota Mataram Berjalan Khidmat
-
Russia Peringatkan Para Diplomat Asing di Kyiv untuk Mengungsi Jelang Perayaan Hari Kemenangan PD II
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.