Petani Bantul Panen Jagung Perdana di Lahan Non Sawah, Bukti Inovasi Pertanian

Sabtu, 26 Apr 2025, 13:35 WIB

Kelompok tani Pedukuhan Cangkring, Kelurahan Poncosari, Srandakan, Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan panen jagung perdana pada lahan non lahan baku sawah (LBS), yang merupakan program sinergi Kepolisian Resor dengan pemerintah daerah setempat.

Kapolres Bantul AKBP Novita Eka Sari di Bantul, Sabtu, mengatakan panen jagung di Srandakan dalam rangka upaya mendukung program ketahanan pangan nasional ini merupakan panen pertama di tahun 2025 di lahan non LBS yang sebelumnya belum pernah ditanami jagung.

Ket. Foto: Kapolres Bantul AKBP Novita Eka Sari di Bantul, Sabtu, mengatakan panen jagung di Srandakan dalam rangka upaya mendukung program ketahanan pangan nasional. — Sumber: Antara Foto

"Setelah tiga bulan tanam kita melaksanakan panen dan hasilnya cukup memuaskan. Setelah dihitung petani dari satu hektare lahan memperoleh 7,32 ton untuk panennya, ini mendekati atau hampir sama dengan hasil yang ditanam di lahan baku sawah," katanya.

Dia mengatakan, panen jagung perdana di Poncosari Srandakan ini adalah bentuk nyata komitmen institusi Polres Bantul dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto tentang ketahanan pangan nasional.

"Panen ini adalah wujud dukungan Polri terhadap swasembada pangan nasional, sekaligus bagian dari upaya memperkuat perekonomian, khususnya di wilayah Kabupaten Bantul," katanya.

Dia mengatakan, kegiatan ini merupakan peran aktif Polri bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk mendukung program pemerintah, yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian dan peternakan.

"Selain sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan lokal, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan instansi terkait," katanya.

Pihaknya berharap program pertanian ini bisa menjadi sumber motivasi bagi petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani.

"Khusus Bantul ada 1.318 hektare yang merupakan lahan baru atau non LBS, penambahan tersebut diupayakan dapat mendukung ketahanan pangan khususnya di Bantul, yang nanti digunakan untuk pakan ternak di wilayah Bantul," katanya.

  • Petani Bantul Panen Jagung

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.