Mensos Ajak Penerima Manfaat Naik Kelas Lewat Eceng Gondok Banyumas

Jumat, 25 Apr 2025, 15:23 WIB

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengajak para penerima manfaat (PM) bansos di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah agar naik kelas melalui kerajinan eceng gondok.

Dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Jumat (25/4), ia mengatakan kerajinan anyaman menggunakan bahan eceng gondok merupakan kerja sama antara Kemensos dan perusahaan eksportir.

Ket. Foto: Mensos Saifullah Yusuf mendorong semangat para penerima manfaat bantuan sosial (bansos) di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah pada Kamis (24/4/) untuk naik kelas melalui kerajinan eceng gondok. — Sumber: ANTARA/HO-Biro Humas Kemensos

"Ini adalah model pemberdayaan hasil kerja sama Ditjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial bekerja sama dengan Out of Asia. Out of Asia yang mana ini adalah satu perusahaan eksportir yang mengirim hasil-hasil kerajinan Indonesia ke berbagai negara, baik itu Amerika atau Eropa," kata Mensos Saifullah.

Program pemberdayaan ini melibatkan masyarakat, khususnya para PM bansos dari Kemensos sebagai peserta.

Ia menyebut salah satu hasil kerajinan anyaman yang diekspor adalah tempat sampah.

Adapun pelatihan kerajinan tersebut dilakukan selama tiga hari pada 20-23 Maret 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 200 keluarga PM. Mereka dibagi dalam enam kelompok berdasarkan RW yang ada di Desa Kalisalak. 

Ia pun memacu semangat para PM agar bisa naik kelas dan tidak bergantung terus terhadap bansos.

Mensos mengatakan bantuan, seperti sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), maupun PBI diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat atau perlindungan jaminan sosial.

"Setelah diberi perlindungan jaminan sosial, bagi yang usia produktif jangan menyerah, jangan cuma kemudian terima (bansos) tok. Tapi semangat untuk naik kelas. Ikut program pemberdayaan," imbuhnya.

Selain menyemangati para penerima manfaat, Mensos juga mengajak perusahaan-perusahaan swasta lainnya yang bergerak di bidang ekspor untuk ikut terlibat dalam program pemberdayaan masyarakat.

Tujuannya tentu memberi kesempatan bagi masyarakat memiliki usaha.

"Saya ingin mengajak pada kesempatan ini perusahaan-perusahaan sejenis dengan Out of Asia ini untuk melakukan hal yang sama. Jadi kalau masyarakat kita diberi kesempatan, masyarakat kita diberi sedikit keterampilan, ternyata mereka punya semangat yang luar biasa. Hasilnya tidak mengecewakan," kata Mensos.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono pun mengapresiasi program pemberdayaan Kemensos di Desa Kalisalak. Ia berharap agar program serupa bisa dilakukan di desa lainnya.

"Saya minta Pak Menteri memang banyak desa-desa yang punya potensi Banyumas. Mudah-mudahan tidak hanya Kalisalak, nanti ada beberapa desa binaan yang akan kita usulkan menjadi binaan Kemensos," katanya. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Patuhi AS, UEA Kini Didesak Ikut Tekan Ekonomi Iran

Penyusutan debit air Sungai Citarum di Cihampelas

Presiden Prabowo Turun ke Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan Barat

13 Titik Longsor Dibuka, Distribusi Bantuan ke Pulau Palue Flores Kini Lancar

Menpar Minta SDM Indonesia Manfaatkan Peluang Kerja di Industri Pariwisata Global

19 Tahun SIMGROUP, Perkuat Transformasi Lewat Inovasi dan Aksi Sosial.

Terindikasi Judol, Pemkab Bandung Verifikasi Data 1.066 ASN

hIPlay Playground Hadir, Jadi Wadah Pengembangan IP Lokal Indonesia

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Kebakaran Hutan di Pontianak Kalimantan Barat

Fibreno Buka Gerai Pertama di Indonesia, Hadirkan “Color for Life” di Plaza Indonesia

Taman Robot Galaxy Dibuka di Korea Selatan, Ada Pertunjukan K-pop Bertenaga Robot AI

Kebakaran Sudah Padam, Gunung Bromo Kembali Dibuka, Kuota 2.752 Wisatawan per Hari

Warga Sarawak Tercekik Kabut Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Sekolah-Sekolah Ditutup

Jika Temukan Titik Api Kebakaran Hutan, Masyarakat Diminta Segera Lapor!

Darurat Kebakaran Hutan, DPR Desak Kemenkeu Cairkan Anggaran Rp290 Miliar untuk Tangani Karhutla

Daftar Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 Rp2,710 Juta/Gram, Antam Rp2,782 juta/Gram, UBS Rp2,774 Juta/Gram

Puluhan Warga AS Keracunan Kecambah Alfalfa, Terinfeksi Salmonella dan E.Coli

Dukung Ketahanan Energi, Kemenhub Perkuat Transportasi Rendah Karbon Lewat ITS 2026

NTT Masih Diguncang Gempa, BMKG: Gempa M5,2 di Flores Pagi Ini Tidak Berpotensi Tsunami

Film Live-action Naruto Segera Digarap, Charles Melton Bakal Jadi Kakashi?

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.