Program Kecamatan Berdaya Resmi Diluncurkan di Solo, Gubernur Luthfi: Demi Pembangunan Inklusif dan Berkeadilan

Rabu, 23 Apr 2025, 16:32 WIB

SURAKARTA – Semangat membangun Jawa Tengah (Jateng) yang inklusif, berkeadilan, dan memberdayakan seluruh lapisan masyarakat kembali ditegaskan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, saat meresmikan Program Kecamatan Berdaya di Taman Cerdas Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (23/4).

Tak hanya menjadi peluncuran program strategis, kegiatan ini juga disambut hangat oleh komunitas masyarakat, termasuk Forum Anak Jawa Tengah, yang turut hadir dan memberikan apresiasi langsung.

Ket. Foto: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan program Kecamatan Berdaya di Taman Cerdas, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (23/4). — Sumber: koran jakarta/henri pelupessy

Program Kecamatan Berdaya menjadi langkah konkret Pemerintah Provinsi Jateng untuk menyatukan kekuatan dan aspirasi dari seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, hingga akademisi.

Tujuannya melindungi dan memberdayakan kelompok rentan seperti perempuan, anak, penyandang disabilitas, hingga anak muda kreatif, agar semua mendapat ruang dan kesempatan setara dalam pembangunan.

“Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kita ingin menyatukan potensi semua pihak, dari kabupaten hingga desa. Di dalamnya nanti ada Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA), ruang kreatif untuk anak muda, serta pembinaan disabilitas. Ini adalah upaya serius untuk menjamin tak ada kelompok yang terabaikan,” tegas Gubernur Ahmad Luthfi dalam sambutannya.

Tak hanya itu, program ini juga dilengkapi peluncuran Kartu Milenial/Zilenial dan penguatan RPPA Provinsi Jateng.

Gubernur Luthfi menyatakan bahwa Solo dipilih sebagai lokasi peluncuran karena struktur sosial dan infrastrukturnya yang lengkap, serta menjadi kota yang merepresentasikan keragaman Jateng.

Nantinya, Kecamatan Berdaya Solo akan dijadikan model percontohan bagi 35 kabupaten/kota lainnya di Jateng. “Kita harap ini jadi percontohan. Nanti kepala daerah bisa menetapkan SK untuk memilih kecamatan mana yang akan jadi titik implementasi. Harapannya, tidak ada lagi perempuan yang tak berdaya, disabilitas yang terpinggirkan, atau anak muda tanpa masa depan,” imbuhnya.

Sementara itu, Forum Anak Jateng melalui perwakilannya, Neswari Tungga Dewi, menyambut baik peluncuran ini. Ia menyampaikan bahwa keberpihakan pemerintah terhadap kelompok anak dan disabilitas merupakan bentuk kemajuan yang nyata.

“Kami dari Forum Anak merasa ini bentuk perhatian yang nyata. Pemerintah tidak hanya hadir lewat wacana, tapi langsung lewat program yang menyentuh kebutuhan anak dan kelompok disabilitas. Kartu Zilenial itu juga langkah inovatif yang keren,” ujarnya.

Di sisi lain, Nawal Arafah Yasin, selaku Ketua Tim Koordinasi Kecamatan Berdaya dan RPPA Provinsi Jateng, menjelaskan lebih lanjut bahwa program ini menyatukan aspirasi dan sumber daya dari berbagai elemen masyarakat.

Salah satu poin penting dalam pelaksanaannya adalah partisipasi aktif komunitas perempuan, anak, disabilitas, dan pemuda kreatif. “Di Kecamatan Berdaya, akan ada pelatihan keterampilan, rumah kreatif, tempat bermain anak, sport center, hingga pelatihan usaha mandiri. Ini bukan program jangka pendek, tapi jangka panjang yang butuh sinergi semua pihak,” jelas Nawal.

Tak hanya melibatkan OPD pemerintah provinsi, Kecamatan Berdaya juga disokong kerja sama lintas sektor, seperti perguruan tinggi, NGO, organisasi perempuan, dan mitra strategis lainnya.

Program ini ditargetkan menjangkau empat kecamatan di setiap kabupaten/kota, sehingga dalam waktu dekat seluruh 35 kabupaten/kota di Jateng akan memiliki Kecamatan Berdaya.

Peluncuran ini menjadi babak baru dalam pembangunan berbasis masyarakat di Jateng, yang tak hanya mengutamakan kecepatan pertumbuhan, tetapi juga keadilan sosial, pemberdayaan yang menyeluruh, dan kesetaraan akses bagi semua kelompok.

Dari Solo, semangat inklusif ini diharapkan menjalar ke seluruh pelosok Jateng, menjadikan kecamatan sebagai poros perubahan yang nyata.

  • Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
  • Membangun Jateng

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.