Gandeng Dana, Pintu Adakan Edukasi Investasi Aset Kripto yang Terus Tumbuh
Rabu, 23 Apr 2025, 18:45 WIBJAKARTA â Industri teknologi finansial (tekfin) dalam negeri diproyeksikan akan terus tumbuh. Berdasarkan laporan dari Mordor Intelligence, industri fintech Indonesia pada tahun 2025 dapat mencapai 20,93 miliar dollar AS atau sekitar 341,1 triliun rupiah.
Dari sisi transaksi aset kripto, data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada Januari 2025 mencapai 44,07 triliun rupiah. Tingginya potensi dan volume transaksi di kedua sektor ini mencerminkan masa depan yang menjanjikan bagi industri tekfin dan aset kripto di Indonesia.
Untuk memperluas literasi dan edukasi tentang asset kripto PT Pintu Kemana Saja (Pintu), kembali melakukan program Pintu Goes to Office. Yang terbaru perusahaan aplikasi crypto all-in-one ini berkolaborasi perusahaan dompet digital PT Espay Debit Indonesia Koe (Dana) mengadakan acara tersebut dengan tema Crypto Office Hour.
Program Pintu Goes to Office kali ini diadakan pada Senin (14/4) berlokasi di kantor Dana, Jakarta. Acara disampaikan secara melalui diskusi interaktif, agar apat memberi pemahaman lebih dalam para peserta mengenai aset kripto sebagai salah satu instrumen investasi yang masih relatif baru namun terus mengalami perkembangan positif.
âSetelah sukses menggelar Pintu Goes to Office pertama pada Maret 2025, kami kembali menghadirkan program edukasi dan literasi kali ini di kantor Dana. Kami sangat mengapresiasi Dana yang telah memberikan kesempatan bagi kami untuk berbagi wawasan dan pengetahuan seputar aset kripto dan teknologi blockchain yang saat ini tengah menjadi perhatian masyarakat luas,â ujar Chief Marketing Officer Pintu Timothius Martin, melalui siaran pers pada hari Rabu (23/4).
Director of Communications Dana Indonesia Olavina Harahap menyambut baik program Pintu Goes to Office. Pihaknya mendukung program tersebut sebagai langkah dalam mengedukasi tentang seluk beluk aset kripto, yang belum banyak dipahami secara mendalam.
âKami mendukung penuh program edukasi dan literasi yang dilakukan oleh Pintu. Sesuai dengan visi kami, edukasi adalah bagian dari upaya yang kami untuk terus meningkatkan literasi dan menyejahterakan keuangan masyarakat Indonesia,â ujar dia.
Ia menilai, diskusi mengenai aset kripto menjadi pembahasan yang menarik sekaligus menambah pengetahuan lebih dalam mengenai instrumen investasi kripto yang masih relatif baru namun terus mengalami perkembangan positif. Pihaknya berharap kolaborasi edukasi antar industri tekfin yang inovatif bisa terus berjalan untuk menciptakan ekosistem digital yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Timo menambahkan, kolaborasi dan partisipasi aktif guna mendorong peningkatan kesadaran dan penetrasi asset kripto menjadi bagian dari komitmen Pintu untuk mendukung kemajuan industri aset kripto di Indonesia.
âPotensi aset kripto masih sangat besar untuk itu kami akan melanjutkan program edukasi dan literasi ini yang diharapkan dapat memberikan informasi menyeluruh tentang aset kripto, potensi, dan risikonya,â jelasnya.
- Aset Kripto
- Aplikasi PINTU
- PT Espay Debit Indonesia Koe (Dana)
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Desta Perankan Dono di Film Warkop DKI Reborn 5
-
Tecno Spark Go 3, Smartphone AI Terjangkau dengan Baterai Besar
-
Festival Teater di Semarang
-
Cara Cek Status Magang Hub Batch 3: Akses, Jadwal, dan Langkahnya yang Wajib Diketahui
-
Simak Jadwal Imsakiyah dan Waktu Berbuka untuk Wilayah DKI Jakarta Versi Muhammadiyah
-
Jogja After Dark: Wisata Malam Jadi Senjata Dongkrak Lama Tinggal Turis
-
Kapolri Hadiri Apel Ojol Kamtibmas, Ajak Driver Ojol Bersinergi Jaga Keamanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.