Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Deteksi Pemalsuan Umur Pengguna di Instagram, Meta Gunakan AI

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 05:35 WIB | Oleh:
Deteksi Pemalsuan Umur Pengguna di Instagram, Meta Gunakan AI Doc: ANTARA/HO/Meta Indonesia
Ket. Fiture "Imagine" Meta AI.

JAKARTA - Jika Meta menemukan akun yang dicurigai milik remaja, maka akun tersebut secara otomatis akan dimasukkan ke dalam Teen Account yang dibatasi, meskipun tanggal lahir yang tertera menunjukkan usia dewasa.

Hal ini diumumkan Meta, bahwa mereka menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi remaja dan anak-anak yang memalsukan usia mereka di Instagram guna menghindari sistem pembatasan konten untuk pengguna di bawah umur.

Dilansir dari Tech Crunch pada Selasa (22/4), fitur Teen Account yang diluncurkan di Instagram tahun lalu, memberikan pengalaman penggunaan dengan perlindungan khusus bagi pengguna yang berusia remaja.

Fitur keamanan ini aktif secara otomatis dan membatasi siapa saja yang bisa menghubungi akun tersebut serta jenis konten yang dapat dilihat. Untuk pengguna di bawah usia 16 tahun, perubahan pengaturan hanya bisa dilakukan dengan izin orang tua.

Instagram sebenarnya telah menggunakan AI untuk memperkirakan usia pengguna sejak lama. Kini, mereka secara terbuka mengonfirmasi bahwa teknologi tersebut juga digunakan untuk memastikan remaja mengakses Instagram melalui Teen Account, bukan akun dewasa palsu.

Salah satu metode yang digunakan untuk mengidentifikasi akun remaja yang mencantumkan usia palsu adalah dengan mendeteksi unggahan ulang tahun dan laporan dari pengguna lain.

Meta menyatakan bahwa mereka berupaya memastikan teknologi ini bekerja secara akurat dan pengguna remaja benar-benar ditempatkan di akun yang sesuai. Jika terjadi kesalahan, pengguna tetap diberikan opsi untuk mengubah pengaturannya.

“Dunia digital terus berkembang dan kita harus ikut berkembang. Karena itu penting bagi kami untuk bekerja sama dengan orang tua guna memastikan sebanyak mungkin remaja mendapatkan pengaturan perlindungan dari Teen Account.” tulis Meta dalam keterangannya.

Instagram juga akan mulai mengirimkan notifikasi kepada orang tua, berisi informasi tentang pentingnya membicarakan penggunaan di usia yang benar saat menggunakan platform jejaring sosial kepada anak-anak mereka. Platform ini menekankan bahwa salah satu cara paling efektif untuk melindungi remaja adalah dengan memeriksa apakah akun mereka mencantumkan tanggal lahir yang benar.

Pengumuman ini hadir dua minggu setelah Meta memperluas fitur Teen Account ke Facebook dan Messenger.

Hingga saat ini, Meta mengklaim telah memasukkan sedikitnya 54 juta remaja ke dalam Teen Account secara global, dan 97 persen remaja berusia 13–15 tahun tetap berada dalam akun yang terlindungi tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.