Laga Ketat Lima Set Warnai Seri Pertama Final Four Proliga 2025

Senin, 21 Apr 2025, 07:03 WIB

KEDIRI – Seri pertama final four Proliga 2025 yang digelar di GOR Jayabaya, Kediri, berlangsung dramatis. Tiga laga sengit harus diselesaikan lewat lima set. Jakarta Popsivo Polwan, Gresik Petrokimia, dan Palembang Bank SumselBabel keluar sebagai pemenang dalam laga-laga penuh ketegangan tersebut.

Jakarta Popsivo Polwan mencatat kemenangan kedua di Kediri usai menaklukkan Jakarta Electric PLN dengan skor ketat 3-2 (25-23, 20-25, 19-25, 25-17, 15-13), Minggu (20/4). Dalam laga ini, Popsivo sempat tertinggal 1-2 sebelum bangkit lewat penampilan solid Jessica Mruzik dan Madison Kingdon.

Ket. Foto: Pevoli Jakarta Popsivo Polwan Shella Bernadheta Onnan (tengah) berselebrasi bersama rekan setimnya saat melawan tim voli Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia pada pertandingan Final Four Proliga di GOR Jayabaya, Kota Kediri, Jawa Timur. — Sumber: ANTARA/Prasetia Fauz

Mruzik menjadi pembeda dengan spike dan service ace-nya, termasuk saat membawa Popsivo mencetak match point di set kelima. Electric sempat mendekat lewat aksi Kelsey Robinson Cook dan Polina Shemanova, namun Popsivo mampu menjaga ritme dan mengunci kemenangan lewat serangan terakhir Kingdon.

Kemenangan ini terasa manis bagi Yolla Yuliana yang musim lalu memperkuat Electric. Kini bersama Popsivo, Yolla menjadi tembok kokoh di lini depan.

Sementara itu, sehari sebelumnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia juga mencetak kemenangan penting dengan menundukkan Jakarta Pertamina Enduro 3-2 (23-25, 25-22, 13-25, 25-22, 15-9). Tim asuhan Jeff Jiang bangkit setelah tertinggal 1-2 dan menunjukkan determinasi tinggi di dua set terakhir.

Dua pemain asing, Julia Sangiacomo dan Anna Davyskiba, menjadi motor serangan Petrokimia. Di set kelima, mereka melesat 8-5 dan mempertahankan keunggulan hingga akhir.

“Hari ini semua pemain tampil luar biasa dan passing kami sangat baik,” kata Jeff Jiang.

Kapten tim Mediol Yoku menambahkan, “Kami bisa bermain lepas meski mendapat banyak tekanan.”

Sementara itu, di sektor putra, juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi harus menelan kekalahan dari Palembang Bank SumselBabel dalam laga yang juga berlangsung lima set, 2-3 (25-21, 19-25, 25-21, 18-25, 16-18).

Laga berjalan ketat sejak awal. Bhayangkara sempat dua kali unggul set, namun Bank Sumsel bangkit melalui servis agresif Jordan Susanto yang mencetak enam ace di set keempat. Pada set penentuan, Bank Sumsel sempat unggul 10-7, tapi Bhayangkara menyamakan skor hingga 16-16. Dua angka penutup akhirnya memastikan kemenangan tim Palembang.

Asisten pelatih Bank Sumsel, Memet Tarmedi, memuji kebersamaan timnya. “Ini hasil dari evaluasi laga sebelumnya dan kekompakan pemain,” ujar dia.

Sementara pelatih Bhayangkara, Reidel Toiran, mengaku akan melakukan evaluasi menjelang seri kedua di Semarang.

Drama lima set di tiga laga menjadi bukti ketatnya persaingan di babak final four Proliga 2025. Setiap tim masih berpeluang menuju final, dan pertarungan dipastikan kian panas di seri-seri berikutnya. ben/I-1

  • Proliga 2025

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.