Indonesia Dipilih! XCMG Buka Pabrik Alat Berat Listrik Pertama di Luar Negeri

Senin, 27 Jul 2026, 17:42 WIB

WEDA BAY – Basis Manufaktur Energi Baru XCMG Indonesia resmi beroperasi. Peresmian dilakukan di Kawasan Industri Weda Bay (IWIP), Halmahera Tengah, pada Minggu (27/7), bersamaan dengan penyerahan batch pertama peralatan energi baru kepada mitra strategis Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

Seremoni ini dihadiri Vice President Director of XCMG Song Zhike, jajaran manajemen IWIP, pelanggan, mitra industri, serta hampir 100 tamu undangan. Pabrik ini menjadi fasilitas energi baru pertama XCMG di luar Tiongkok.

Ket. Foto: Basis Manufaktur Energi Baru XCMG Indonesia resmi beroperasi. Peresmian dilakukan di Kawasan Industri Weda Bay (IWIP), Halmahera Tengah, pada Minggu (27/7) — Sumber: istimewa

Dorong Strategi Global dan Manufaktur Hijau

Tahun 2026 menjadi tahun awal Rencana Lima Tahun ke-15 XCMG. Perusahaan mempercepat transformasi melalui 5 arah utama: high-end development, intelligentization, green development, globalization, dan service-oriented development. Ekspansi global dan pengembangan industri hijau menjadi dua fokus utama.

Basis Manufaktur Energi Baru XCMG Indonesia merupakan wujud integrasi kedua strategi tersebut. Fasilitas ini mengintegrasikan manufaktur unit lengkap, riset dan pengembangan yang disesuaikan dengan kondisi operasional lokal, serta layanan purna jual.

Dengan adanya pabrik lokal, waktu pengiriman menjadi lebih singkat. XCMG juga dapat memenuhi kebutuhan berbagai sektor di Indonesia secara lebih tepat, mulai dari pertambangan, pembangunan infrastruktur, hingga logistik kawasan industri.

Luncurkan Wheel Loader Listrik, Hemat Biaya 78%

Produk pertama yang resmi diluncurkan adalah wheel loader listrik murni tipe XC968-EV. Alat ini dilengkapi sistem penggerak motor ganda terintegrasi.

Dibanding alat berat berbahan bakar fosil di kelas tonase yang sama, XC968-EV mampu menekan biaya operasional hingga 78% dan biaya perawatan hingga 60%. Setiap unitnya juga dapat mengurangi emisi karbon dioksida hingga 150 ton per tahun. 

Angka ini dinilai sangat mendukung pengembangan tambang hijau dan kawasan industri rendah karbon di Indonesia.

Fokus Ekonomi Sirkular dan Pemberdayaan SDM Lokal

Berlandaskan komitmen pembangunan berkelanjutan, pabrik ini fokus pada dua hal: substitusi peralatan energi baru dan pengembangan ekonomi sirkular.

Dengan mengandalkan kapabilitas manufaktur lokal, XCMG memasok alat berat listrik dalam skala besar untuk mendukung transformasi rendah karbon di sektor-sektor strategis. Di saat yang sama, XCMG juga membangun sistem operasional sirkular untuk peralatan bekas dan remanufaktur komponen guna memaksimalkan efisiensi sumber daya.

Tingkat keterlibatan tenaga kerja lokal juga tinggi. Saat ini, proporsi karyawan lokal di operasional XCMG Indonesia mencapai hampir 80%. Perusahaan terus memperluas lapangan kerja sekaligus membangun talenta lokal yang kompeten secara teknis.

Komitmen ESG XCMG pun diakui global. Pada 2026, XCMG Machinery kembali masuk dalam daftar _Fortune China ESG Impact List_ dan menjadi satu-satunya perusahaan industri alat berat yang terpilih.

Kolaborasi "Teknologi + Skenario" dengan IWIP

Penyerahan batch pertama peralatan energi baru menjadi bukti kolaborasi strategis XCMG dan IWIP melalui sinergi "teknologi + skenario aplikasi" serta "manufaktur + pasar". 

XCMG unggul dalam pengembangan dan manufaktur cerdas alat berat energi baru. Sementara IWIP memiliki ekosistem industri yang matang dan beragam skenario aplikasi di Indonesia.

Hanya dalam waktu 1,5 tahun sejak penandatanganan kerja sama, kedua pihak berhasil menyelesaikan pembangunan hingga pengoperasian pabrik. 

“Kini peralatan energi baru telah diproduksi secara lokal. Selain lebih sesuai dengan kebutuhan operasional rendah karbon kami, respons layanan juga menjadi lebih cepat. Hal ini nyata membantu kami meningkatkan efisiensi dan menekan biaya operasional,” ujar perwakilan pelanggan.

Wujudkan Rantai Industri Terintegrasi di Indonesia

Selama lebih dari 3 dekade di Indonesia, XCMG telah membangun sistem operasional dan layanan yang terlokalisasi. Saat ini XCMG memiliki 32 jaringan penjualan, 53 jaringan layanan, didukung lebih dari 120 kendaraan layanan profesional, serta sistem pengelolaan suku cadang tiga tingkat.

Infrastruktur ini memastikan lebih dari 30.000 unit peralatan XCMG yang beroperasi di Indonesia dapat bekerja secara andal. Sekaligus menjadi fondasi kuat bagi operasional Basis Manufaktur Energi Baru XCMG Indonesia.

Dengan beroperasinya pabrik ini, XCMG Indonesia berhasil mewujudkan rantai industri terintegrasi yang mencakup penelitian dan pengembangan, manufaktur, pasokan, penjualan, layanan, hingga dukungan pembiayaan. 

Peralatan energi baru yang diproduksi secara lokal menjadi pilar penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur hijau yang berkualitas dan berkelanjutan di Indonesia.

Berpijak pada awal Rencana Lima Tahun ke-15, XCMG menjadikan Basis Manufaktur Energi Baru Indonesia sebagai model percontohan manufaktur cerdas di pasar global. Dengan inovasi teknologi sebagai penggerak utama, XCMG akan terus memperdalam kolaborasi bersama mitra lokal dan menghadirkan XCMG Solutions bagi pelanggan di seluruh dunia.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.