- Home
-
- Luar Negeri
-
- Utusan Tiongkok untuk AS D...
Utusan Tiongkok untuk AS Desak Diakhirinya Perang Dagang
Minggu, 20 Apr 2025, 14:50 WIBWASHINGTON DC- Duta Besar Tiongkok untuk Amerika Serikat, Xie Feng, telah mendesak Washington DC untuk mencari titik temu dengan Beijing dan mengejar hidup berdampingan secara damai sambil memperingatkan bahwa Tiongkok siap untuk membalas dalam perang dagang yang meningkat .
Berbicara di sebuah acara publik di Washington DC pada hari Sabtu (19/4), yang rinciannya diposting di situs web kedutaan besar Tiongkok, Xie mengatakan tarif akan menghancurkan ekonomi global dan menarik persamaan antara Depresi Besar dan tarif yang dikenakan oleh AS pada tahun 1930.
Mengacu pada konsep dalam pengobatan tradisional Tiongkok seperti perlunya menyeimbangkan kekuatan yang berlawanan, yin dan yang, Xie mengatakan keharmonisan harus membimbing hubungan antara dua ekonomi terbesar di dunia.
"Resep pengobatan tradisional Tiongkok yang baik biasanya menggabungkan banyak bahan berbeda yang saling memperkuat dan menciptakan efek medis terbaik," kata Dubes Xie.
"Begitu pula Bumi ini cukup besar untuk menampung Tiongkok dan AS. Kita harus mengejar hidup berdampingan secara damai daripada saling bertabrakan, dan saling membantu untuk mencapai keberhasilan daripada terjebak dalam skenario yang merugikan semua pihak," imbuh dia.
Perang dagang telah membekukan perdagangan besar-besaran antara dua ekonomi terbesar dunia, dengan tarif lebih dari 100 persen di setiap arah dan serangkaian pembatasan perdagangan, investasi, dan budaya.
Asosiasi pembuat kapal terkemuka Tiongkok pada Sabtu menyerang rencana AS untuk mengenakan biaya pelabuhan pada kapal-kapal yang terkait dengan Tiongkok.
Sementara Jepang, Taiwan dan negara-negara lain sudah melakukan perundingan atau bersiap untuk berunding dengan Washington DC mengenai tarif "Hari Pembebasan" Presiden Donald Trump, saat ini belum ada dialog tingkat tinggi yang direncanakan dengan Tiongkok.
Trump mengatakan pada Jumat (18/4) lalu bahwa AS sedang melakukan pembicaraan baik secara pribadi dengan Tiongkok di tengah perang dagang kedua negara.
"Ngomong-ngomong, kami punya pembicaraan yang bagus dengan Tiongkok," kata dia kepada wartawan di Gedung Putih.
Tiongkok sendiri mengatakan AS harus menunjukkan rasa hormat sebelum pembicaraan apa pun dapat dilakukan.
Dubes Xie mengatakan Tiongkok menentang perang dagang dan akan membalas negara mana pun yang mengenakan tarif padanya. CNA/I-1
- Tiongkok
- Perang Dagang
- Kebijakan Tarif AS
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Raih Dua Kemenangan, John Herdman Ingin Timnas Indonesia Jaga Momentum Positif
-
Tiongkok Gelar "Operasi Khusus" di Dekat Taiwan, Terusik dengan Pertemuan Jepang-Filipina
-
Blueberry: Buah Kecil yang Punya Khasiat Besar untuk Tulang
-
Antonelli Tak Terbendung, Cetak Empat Kemenangan Beruntun dan Ukir Sejarah F1
-
Presiden AS Donald Trump Kaji Skema Kepemilikan Saham OpenAI untuk Publik
-
Gotham City Cocok untuk Jakarta Keseluruhan?
-
Menpar Perkuat Ekosistem Pariwisata Halal di Desa Wisata Jatimulyo, Kulon Progo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.