BDx Dorong Perkembangan Pusat Data AI di Indonesia
Minggu, 20 Apr 2025, 18:50 WIBJAKARTA â BDx Data Centers (BDx), salah satu operator pusat data dengan pertumbuhan tercepat di Asia Pasifik, hari ini mengumumkan sertifikat yang berhasil diraih dari Program NVIDIA DGX-Ready Data Center.
CGK4, kampus siap AI berkapasitas 500 MW milik BDx di Indonesia, merupakan salah satu kampus AI pertama yang meraih sertifikasi NVIDIA DGX-Ready. Dengan pencapaian ini, kampus AI BDx siap menjadi infrastruktur yang berskala besar dan berkinerja tinggi untuk mendukung kebutuhan AI dan komputasi canggih.
 BDx memiliki fasilitas kolokasi dan situs server komputasi tepi (edge sites) yang saling terkoneksi di seluruh Indonesia. Melalui jaringan ini, komputasi cepat NVIDIA dapat digunakan untuk pelatihan dan inferensi di tepi jaringan.
Dengan demikian, klien dapat mengembangkan solusi AI dengan rangkaian lengkap (full-stack) yang mendukung lokalisasi data sekaligus memenuhi permintaan inovasi yang berorientasi pada AI.
 "AI tengah mendorong lahirnya revolusi industri baru yang digerakkan oleh adanya pabrik-pabrik AI. Sertifikat NVIDIA DGX-Ready Data Center membuktikan kesiapan BDx dalam menyediakan infrastruktur mutakhir bagi Indonesia," ujar, Chief Executive Officer BDx Mayank Srivastava, melalui siaran pers pada hari Kamis (17/4).
Seiring semakin banyaknya perusahaan yang mengadopsi AI, dibutuhkan lingkungan kerja yang dirancang khusus untuk mendukung infrastruktur AI yang semakin dibutuhkan. BDx berkomitmen untuk meraih sertifikat NVIDIA di seluruh pusat data kami demi mewujudkan demokratisasi AI dalam skala besar bagi masyarakat Indonesia, serta mempercepat pencapaian target AI nasional.
"Berbagai perusahaan di seluruh dunia kini berlomba-lomba menerapkan AI dalam skala besar. Namun, potensi penuh AI hanya dapat dicapai dengan dukungan infrastruktur yang berkinerja tinggi dan berkelanjutan," ujar Tony Paikeday, Senior Director, AI Systems, NVIDIA.
"Dengan sertifikat NVIDIA DGX-Ready Data Center, klien di Indonesia kini memiliki akses ke infrastruktur AI canggih untuk mempercepat proses inovasi sekaligus mendukung pencapaian target ekonomi hijau Indonesia," tambahnya.
Selain memiliki kawasan pusat data AI yang pertama di Indonesia dengan sumber energi terbarukan, kampus CGK4 AI berkapasitas 500 MW milik BDx Indonesia siap menetapkan standar baru dalam pembangunan berkelanjutan. BDx juga tengah mengintegrasikan sistem pendingin berbasis cairan tipe direct-to-chip dalam skala besar  inovasi pertama di Indonesia untuk mendukung masa depan komputasi AI yang berdensitas tinggi dan hemat energi.
BDx Data Centers menawarkan ruang pusat data berskala besar, sistem pendingin canggih, serta daya komputasi berdensitas tinggi untuk mendukung berbagai inovasi AI terbaru NVIDIAÂ termasuk NVIDIA Grace Blackwell Superchip dan NVIDIA Blackwell Ultra-powered DGX SuperPOD yang diumumkan di GTC '25.
BDx merupakan salah satu operator pusat data terbesar di Indonesia, dengan target jangka panjang untuk mencapai kapasitas 1 GW. Ekspansi besar ini mencerminkan komitmen BDx dalam mendukung sektor ekonomi digital Indonesia yang berkembang pesat, serta menjawab lonjakan permintaan terhadap aplikasi berbasis AI.
- Pusat Data
- BDx Indonesia
- kecerdasan artifisial (AI)
- BDx
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Cek Kesehatan Gratis untuk pedagang pasar
-
Gubernur Jawa Timur: Penyaluran BBM Bersubsidi di Jatim Sesuai Regulasi Nasional
-
Darurat Sampah! Pemkot Banjarmasin Gerakkan 435 Bank Sampah untuk Selamatkan Kota
-
Infrastruktur Siap AI Penting untuk Dorong Ekonomi Digital Indonesia
-
Arab Saudi, UEA, Qatar, dan Bahrain Rayakan Idul Fitri pada Jumat 20 Maret
-
Ekonom Proyeksikan Harga Emas Dunia Tembus Ratusan Juta Rupiah di 2030
-
Khofifah Berangkatkan 4.000 Pemudik Gratis 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.