- Home
-
- Luar Negeri
-
- Terdampak Tarif, Ford Seto...
Terdampak Tarif, Ford Setop Ekspor Mobil ke Tiongkok
Sabtu, 19 Apr 2025, 10:21 WIBNEW YORK - Ford mengatakan telah "menyesuaikan" ekspornya ke Tiongkok, tempat raksasa otomotif AS itu mengoperasikan manufaktur bersama dengan mitra lokal.
"Kami telah menyesuaikan ekspor dari AS ke Tiongkok sehubungan dengan tarif saat ini," kata Ford, Jumat (18/4), kepada AFP tanpa menyebutkan model mana yang terdampak.
Raksasa otomotif AS itu menghentikan pengiriman kendaraan sport F-150 Raptor, Mustang dan Bronco buatan Michigan, menurut laporan Wall Street Journal pada hari Jumat (18/4).
Mobil yang juga terkena dampak adalah Lincoln Navigator, yang dibuat di Kentucky, kata surat kabar itu.
Selama 10 tahun terakhir, Ford telah menjual sekitar 240.000 kendaraan di Tiongkok yang diekspor dari Amerika Serikat. Namun, volume penjualan turun tajam pada tahun 2024 menjadi sekitar 5.500 unit.
Langkah ini merupakan efek berantai terbaru dari meningkatnya perang dagang antara Beijing dan Washington.
Meski telah mencabut banyak tarif lainnya, Presiden Donald Trump tetap teguh pada bea masuk AS atas barang-barang Tiongkok dan menaikkannya menjadi 145 persen. Sebaliknya, Tiongkok telah menaikkan bea masuk atas ekspor AS, termasuk mobil, menjadi 125 persen.
Secara keseluruhan, Ford menjual 442.000 kendaraan, yang dibuat di Amerika Serikat dan tempat lain, di Tiongkok pada tahun 2024, yang mencakup 1,6 persen pasar, menurut laporan tahunan terbaru produsen mobil tersebut.
Perusahaan AS ini mengoperasikan sejumlah usaha patungan manufaktur di Tiongkok dengan perusahaan-perusahaan Tiongkok, memproduksi kendaraan dengan merek Ford dan Lincoln.
Sebagian produksi Ford di Tiongkok diekspor ke pasar lain. Salah satu kendaraan ini, Lincoln Nautilus, kini dikenai tarif tinggi AS, menurut Wall Street Journal.
Usaha patungan Ford di Tiongkok menghasilkan laba operasi tahun 2024 sekitar $900 juta, kata Wakil Ketua Ford John Lawler minggu ini pada sebuah konferensi keuangan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Harga Minyak Anjlok Tajam setelah Trump Sebut Perang Melawan Iran akan Segera Berakhir
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Berantas Judol, Gubernur Pramono Instruksikan Satpol PP Sisiri QR Code di Ruang Publik
-
Lagi, Anggota Politbiro Tiongkok Diselidiki Lembaga Pengawas Antikorupsi
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Semarakkan Mudik Lebaran 1447 H, KAI Wisata Hadirkan Hiburan Budaya hingga Pembagian Takjil
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.