2.273 warga terdampak gempa Myanmar manfaatkan layanan medis Indonesia

Rabu, 16 Apr 2025, 23:50 WIB

Jakarta -- Sebanyak 2.273 warga terdampak gempa magnitudo 7,7 magnitudo di Myanmar memanfaatkan layanan kesehatan Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team/EMT) Indonesia yang bertugas di negara itu selama 3-15 April 2025.

Ketua EMT Indonesia dr Eko Medistianto dalam keterangan diterima di Jakarta, Rabu malam, mengatakan pasien tidak hanya berasal dari ibu kota Naypyitaw, tetapi juga wilayah-wilayah lain yang menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan layanan medis.

Ket. Foto: Antrean warga terdampak gempa Myanmar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team/EMT) Indonesia di Pos Kesehatan Indonesia bertempat di lingkungan Rumah Sakit 50 Bed Oattara Thiri Township, Naypyitaw, Myanmar, Selasa. — Sumber: ANTARA/HO-EMT Indonesia

“(Selain Naypyitaw) ada juga yang dari Mandalay dan Yangon dengan waktu tempuh satu sampai tiga jam ke posko kesehatan Indonesia,” kata dia.

EMT Indonesia memberikan pelayanan kesehatan darurat di Rumah Sakit 50 Bed Oattara Thiri Township, Naypyitaw.

Dia menjelaskan posko kesehatan tersebut setiap hari dikunjungi sekitar 200 warga yang antre sejak pagi sebelum layanan dibuka.

Pelayanan yang diberikan mencakup kedaruratan, rawat jalan, kesehatan anak, bedah minor, kebidanan, terapi nyeri, layanan farmasi, laboratorium dasar, hingga pemeriksaan X-ray.

Tim yang disiapkan Kementerian Kesehatan Indonesia-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini beranggota 36 personel, antara lain tujuh dokter umum, dua dokter spesialis bedah, dua spesialis ortopedi, dua dokter spesialis emergensi, satu dokter anestesi, satu dokter anak, 11 perawat, tiga tenaga farmasi, satu bidan, satu petugas administrasi, dan empat tenaga logistik.

Dengan kelengkapan tenaga medis dan peralatan, EMT Indonesia dinilai mampu memberikan bantuan layanan kesehatan secara optimal untuk menangani masyarakat setempat, setelah daerah itu dilanda bencana.

Tim ini diagendakan masih akan menjalani misi kemanusiaan di Myanmar, setidaknya sampai dengan 23 April mendatang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan hal tersebut bagian dari dukungan Pemerintah Indonesia kepada masyarakat Myanmar yang mengalami gempa dahsyat hingga meruntuhkan banyak bangunan pada awal April lalu.

Gempa bumi berskala besar memengaruhi secara signifikan aktivitas layanan kesehatan, khususnya di Kota Naypyitaw yang mengalami dampak kerusakan bangunan, ribuan orang menjadi korban luka-luka dan meninggal dunia.

  • gempa myanmar
  • bantuan indonesia

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.