Tim SAR Perluas Area Pencarian Warga Tenggelam di Sungai Lamuru

Senin, 14 Apr 2025, 21:59 WIB

Makassar - Tim SAR gabungan memperluas area pencarian Muh Risal (21) warga Lamuru, Kabupaten Soppeng yang tenggelam akibat terseret arus deras di Sungai Walanae, Kampung Bacu Bacue, Dusun Sanaelong, Kecamatan Lamuru, perbatasan Kabupaten Soppeng-Bone, Sulawesi Selatan.

"Korban baru dilaporkan oleh Kepala Desa Padaelo kemarin, dan hingga kini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan memperluas wilayah pencarian," kata Kepala Basarnas Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar, di Makassar, Senin.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

Dia mengatakan, pencarian dilakukan dua hari terakhir setelah sebelumnya berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pemerintah setempat.

Arif menambahkan bahwa untuk menuju ke Kabupaten Soppeng, tim penolong Pos SAR Bone harus menempuh waktu sekitar tiga jam dengan jarak 136 km berangkat dari Pos SAR Bone.

Dengan lima orang personel dari Pos SAR Bone dan bersama tim SAR gabungan lainnya, lanjut dia, pada hari kedua pencarian ini tim SAR dibagi menjadi dua, dengan masing-masing tim menyusuri sisi kiri dan sisi kanan Sungai Walanae menggunakan perahu karet.

"Kami berharap proses pencarian hari ini tidak menemukan hambatan yang besar dalam pelaksanaannya," kata Arif.

Arif juga tetap memperingatkan kepada personel yang melakukan operasi SAR di wilayah sungai dengan arus deras ini agar selalu saling menjaga dan memperhatikan keselamatan di antara personel yang bertugas.

Pasalnya, arus sungai tidak dapat diprediksi, tidak tahu kapan deras dan kapan air sungai tenang, sehingga seluruh personel yang bertugas diminta agar selalu memperhatikan keselamatan saat melaksanakan operasi SAR.

Korban atas nama Muh Risal, pria yang berprofesi sebagai petani jagung, diduga hilang terseret arus sungai pada Sabtu (12/4) menjelang maghrib. Risal saat itu hendak mengambil alat tanamnya yang tertinggal dengan melewati Sungai Walanae.

Namun, karena tidak kuat menahan derasnya arus, maka korban terseret dan diperkirakan tenggelam di sekitar Sungai Walannae. Namun, kejadian tersebut baru dilaporkan keesokan harinya kepada pihak SAR oleh pemerintah desa setempat, karena akses yang cukup jauh dari ibu kota kabupaten.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Meski Hasil Kurang Memuaskan, Singapura Temukan Sisi Positif Lawan Yordania

Gempa Simalungun Bikin Warga Aceh Barat Waspada, BPBD Beri Kabar Terbaru

Dedi Mulyadi Gagas Lima Desa di Bekasi Ditata dengan Nuansa Sunda, Rumah Tradisional Bakal Dipertahankan

Erdogan Ajak Mesir Bergabung dengan Pakta Pertahanan Turki-Saudi-Pakistan

Keren Tak Cuma Atasi Kerusuhan, Mobil Water Canon Polres Kudus Kini Dipakai Salurkan Air Bersih

Kebakaran Hutan Mengamuk di Eropa, Cuaca Panas dan Kering Jadi Penyebabnya

Rano Karno Gagas Serial AI “Rimba Raya”, Ajak Generasi Muda Kembali Cintai Alam

Fantastis Lada Putih Babel Mendunia! Kementerian UMKM Lepas Ekspor 8,2 Ton ke Belanda

Korsel Buka Jalan Damai dengan Korut, Tekad Akhiri Konflik Makin Kuat

Mengagetkan! Koops TNI Habema Amankan Senjata Diduga Milik OPM di Ugimba

Gawat Gempa NTT Picu Ancaman Baru! Badan Geologi Ingatkan Bahaya Turutan Likuefaksi

Terobosan Baru Pemkab Bangka Tengah, UMKM Dipermudah Dapat Modal Usaha

Kabar Baik untuk Seniman Kepri! Kemenkum Dampingi Pencatatan Hak Cipta Karya Lagu dan Lukis

Jangan Diabaikan Catatan Sejarah Ini! Sesar Flores Beberapa Kali Hasilkan Gempa Dahsyat

Terobosan Baru! Pemkab Probolinggo dan IPB Berkolaborasi Wujudkan Pesantren Mandiri Pangan

Wisatawan Jangan Panik, Pemerintah Pastikan Labuan Bajo Aman Pascagempa

The Brink of War: Teror Psikologis Menjelang Kiamat Nuklir Dunia

Darurat Pascagempa Flores! Evakuasi Warga Dipercepat demi Keselamatan

Penanganan Gempa NTT Dikebut! Pemerintah Pastikan Respons Bencana Terkoordinasi

Semoga Tidak Ada Jatuh Korban, Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.