Grab Berdayakan Mitra Pengemudi dan Pedagang dengan Dua Solusi Berbasis Agentic AI
Sabtu, 12 Apr 2025, 21:20 WIBJAKARTA â Perusahaan superapp Grab luncurkan solusi agen AI (agentic AI). Tujuannya untuk membantu para Mitra GrabMerchant atau pedagang  dan Mitra Pengemudi mengoptimalkan potensi mereka dalam platform Grab.
Dengan nama GrabMerchant Assistant (Asisten AI) dan AI Driver Companion (Pendamping AI untuk Mitra Pengemudi) Â keduanya merupakan solusi cerdas yang memberikan informasi berharga yang langsung dapat dilaksanakan untuk membantu para pedagang dalam melakukan tugas sehari-hari.
Solusi GrabMerchant Assistant dan AI Driver Companion ini dikembangkan bersama lembaga riset AI ternama, OpenAI dan Anthropic, dengan memanfaatkan model-model dasar terbaru mereka. Kerja sama ini terwujud seiring dengan langkah Grab memperluas kolaborasi dengan OpenAI, yang pertama kali diumumkan pada Mei 2024.
Grab juha menandatangani kemitraan strategis baru dengan Anthropic, pengembang model Claude AI, untuk bersama-sama mengembangkan ragam solusi AI dan menguji model Claude terbaru.
Chief Product Officer Grab, Philipp Kandal, menuturkan Mitra Merchant dan Mitra Pengemudi adalah orang-orang yang paling berjiwa wirausaha di Asia Tenggara. Pihaknya ingin membekali mereka dengan alat yang dapat membantu meraih kesuksesan, terutama di dunia yang semakin berpusat pada AI.
Dua solusi berbasis agentic AI yang kami perkenalkan ini merupakan asisten pribadi yang cerdas, dirancang untuk membantu setiap Mitra Merchant dan Mitra Pengemudi mengoptimalkan usaha mereka dan memaksimalkan produktivitas. Dengan begitu akan membantu mereka untuk fokus pada hal yang paling penting melayani pelanggan.
âSolusi-solusi ini mencerminkan pendekatan AI-First with Heart, komitmen kami untuk memecahkan masalah nyata bagi pelanggan yang kami layani, dengan AI sebagai inti dari cara kami bekerja dan apa yang kami bangun,â ujar dia melalui siaran pers pada hari Jumat (11/4).
GrabMerchant Assistant (Asisten AI) adalah chatbot yang didukung oleh Large Language Models (LLM). Solusi ini terintegrasi dalam aplikasi GrabMerchant untuk memberikan personifikasi informasi serta membantu pedagang dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Sebagian besar Merchant di platform Grab adalah UMKM yang tidak memiliki sumber daya seperti merek-merek besar untuk berinvestasi dalam teknologi canggih atau waktu untuk menganalisis kinerja bisnis secara mendalam.
GrabMerchant Assistant (Asisten AI) bertujuan untuk menciptakan kesetaraan bagi semua pedagang  dengan berperan sebagai penasihat bisnis yang siap membantu 24/7. Asisten ini memahami kebutuhan masing-masing pedagang dan merespons berbagai pertanyaan operasional maupun bisnis dengan rekomendasi yang tepat dan personal, disampaikan secara ramah sebagaimana pendekatan percakapan dengan manusia.
Selain membantu menjalankan tugas-tugas tertentu seperti membuat kampanye iklan dan memperbarui menu, asisten AI untuk Mitra Merchant ini juga dapat secara proaktif memberikan saran bisnis, misalnya cara meningkatkan penjualan.
Dalam waktu dekat, asisten AI juga akan merekomendasikan solusi pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap pedagang, termasuk produk pinjaman dari layanan keuangan dan bank digital yang terintegrasi dalam ekosistem Grab.
Kondisi jalan di Asia Tenggara berubah dengan cepat sehingga dapat menjadi tantangan tersendiri. Fitur AI Driver Companion (Pendamping AI untuk Mitra Pengemudi) dari Grab menghadirkan dua solusi berbasis kecerdasan buatan yang terintegrasi dalam aplikasi GrabDriver untuk membantu pengemudi menjadi lebih efisien dan produktif.
Fitur panduan perjalanan berbasis AI terbaru dari Grab memanfaatkan data real-time dan data historis untuk memprediksi area dengan permintaan tinggi. Fitur ini membantu pengemudi menuju lokasi-lokasi tersebut dengan lebih cepat dan akurat, sehingga mereka dapat memperoleh orderan dengan lebih cepat.
Dengan mengurangi ketidakpastian dalam menavigasi perjalanan, fitur ini juga memungkinkan pengemudi lebih fokus saat berkendara. Hingga saat ini, lebih dari 250.000 pengemudi di seluruh Asia Tenggara menggunakan fitur ini setiap minggu.
Fitur pelaporan suara berbasis AI terbaru dari Grab juga memungkinkan pengemudi untuk memberikan informasi kondisi jalan secara real-time. Data ini sangat penting untuk meningkatkan akurasi GrabMaps.
Sebelumnya, pengemudi harus memasukkan informasi secara manual melalui aplikasi GrabDriver, yang terkadang tidak aman dilakukan sambil berkendara dan terbatas dalam hal detail. Dengan alat baru ini, pengemudi cukup melaporkan secara verbal, termasuk kondisi lalu lintas, pekerjaan jalan, banjir, dan lainnya, dengan detail lebih lengkap dan dalam berbagai bahasa.
Sejak peluncuran perdananya, fitur ini telah menerima lebih dari 16.000 laporan per hari dari lebih dari 900.000 pengemudi di seluruh wilayah. Grab juga menerima umpan balik yang lebih banyak dan lebih rinci dari para pengemudi sehingga meningkatkan kecepatan pembaruan dan akurasi GrabMaps. Akurasi GrabMaps sangat penting bagi produktivitas pengemudi dan kemampuan mereka dalam melayani penumpang.
GrabMerchant Assistant (Asisten AI) dikembangkan melalui kerja sama dengan OpenAI dan Anthropic, sementara AI Driver Companion (Pendamping AI untuk Mitra Pengemudi) dikembangkan melalui kolaborasi dengan OpenAI.
Dengan 44 juta pengguna yang bertransaksi setiap bulannya di 8 negara dan lebih dari 800 kota di Asia Tenggara, Grab menawarkan akses kepada OpenAI dan Anthropic terhadap basis pengguna regional yang besar serta berbagai kasus penggunaan nyata untuk melatih, menguji, dan menyempurnakan model AI.
âGrab bekerja sama dengan mitra AI untuk bersama-sama menciptakan teknologi yang dibutuhkan oleh Mitra Merchant dan Mitra Pengemudi agar dapat bersaing dan unggul di Asia Tenggara,â ujar Kandal.
Ia menambahkan, Grab selalu meyakini bahwa kemitraan yang saling menguntungkan mampu membuat kami melangkah lebih jauh dan lebih cepat. Dengan bekerja sama dengan dua lembaga riset AI terkemuka di dunia, pihaknya mendapatkan akses terhadap kemampuan mutakhir yang memungkinkan kami menciptakan solusi inovatif untuk melayani para pemangku kepentingan.
âDi saat yang sama, kami juga memberikan contoh nyata dan informasi yang dapat membantu mitra kami menyempurnakan serta mendorong batas-batas model AI yang mereka miliki," lanjut Kandal.
Grab memanfaatkan model OpenAI untuk menghasilkan rekomendasi yang disesuaikan, akurat, dan relevan bagi setiap pedagang melalui GrabMerchant Assistant (Asisten AI), sementara Claude dari Anthropic mendukung berbagai aspek percakapan yang dilakukan GrabMerchant Assistant (Asisten AI) dengan para pengguna.
Sementara itu, pelaporan suara berbasis AI terbaru untuk pengemudi memanfaatkan GPT-4o dari OpenAI untuk mengklasifikasikan berbagai jenis insiden dan kondisi jalan secara lebih akurat berdasarkan laporan pengemudi. Teknologi Real Time API dari OpenAI juga memastikan suara dari fitur ini dapat berkomunikasi dengan pengemudi secara empatik dan dengan respon yang cepat, meniru kecepatan dan nada percakapan manusia.
- Grab
- agentic AI
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Kerja Sama Grab & Hesai, Perkuat Infrastruktur Mobil Otonom di Asia Tenggara
-
Jaylon Tyson Bawa Cleveland Cavaliers Curi Kemenangan atas Philadelphia 76ers
-
Soroti Tuntutan Mati ABK, Komisi III DPR Tekankan Prinsip Restoratif KUHP Baru
-
Grab Gelar Rilis Tren Makanan dan Belanja Favorit Sepanjang 2025
-
Bahlil Diserang Meme Negatif, Golkar Angkat Bicara Bela Sang Ketum
-
Jadwal Lengkap Premier League Pekan ke-16, Persaingan Klasemen Makin Panas
-
Grab Dukung Kementerian UMKM dalam Penguatan Ekosistem UMKM Lewat Festival Musik KOPLING 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.