Bandung Meminta Kentongan Kembali Digunakan untuk Memitigasi Bencana
Selasa, 08 Apr 2025, 18:22 WIBKOTA BANDUNGâ Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meminta masyarakat untuk kembali memanfaatkan kentongan sebagai alat peringatan dini dalam upaya mitigasi bencana, khususnya di wilayah rawan bencana seperti banjir dan longsor.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan bahwa kentongan merupakan sistem tradisional yang terbukti efektif dalam menyebarkan informasi secara cepat di tengah masyarakat.
âDi wilayah seperti ini, kecepatan menyebarkan informasi itu penting. Kalau sudah terlihat Manglayang tertutup awan dan hujan deras mulai turun, aparat wilayah seperti RT, RW, linmas, lurah bahkan camat harus segera memberi peringatan menggunakan kentongan. Ini metode lama tetapi sangat efektif,â kata Farhan di Bandung, Selasa (8/4).
Menurut dia, kentongan adalah metode yang sederhana, tidak membutuhkan teknologi canggih, namun memiliki jangkauan luas dan dapat dijalankan langsung oleh masyarakat.
Farhan mengatakan pihaknya telah menyosialisasikan penggunaan kentongan kepada aparat kewilayahan agar menjadi bagian dari sistem informasi komunitas untuk deteksi dini bencana.
âInstruksi ini sudah mulai disosialisasikan kepada aparat kewilayahan agar menjadi sistem informasi berbasis komunitas untuk deteksi dini bencana,â ujarnya.
Ia menambahkan bahwa mitigasi merupakan langkah paling realistis saat ini, terutama di daerah yang belum memungkinkan dilakukan normalisasi sungai dalam waktu dekat.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah di sekitarnya untuk merumuskan solusi jangka panjang, termasuk penataan aliran sungai lintas wilayah.
âSaya sebagai wali kota berprinsip tidak akan menggusur warga. Namun, kalau warga sudah merasa tidak kuat tinggal di lokasi yang sering terdampak, kami sudah siapkan tempat relokasi yang aman dan layak. Silakan, kita pindah secara sukarela,â ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pengurus RW, kelurahan, kecamatan, serta organisasi masyarakat untuk terus mengedepankan semangat gotong royong dalam menghadapi potensi bencana.
âPenanganan bencana tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Perlu kesiapsiagaan semua pihak,â kata Farhan.
- Pemkot Bandung
- Kentongan
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Disbudpar Kota Bandung Gelar Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026
-
Manchester United vs AC Milan: Reuni Amorim Jadi Sorotan di Laga Terakhir Pramusim
-
Kolombia Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,4 Lumpuhkan Kota, Puluhan Warga Terjebak Reruntuhan
-
Kiai Asep Ingatkan Agar Muktamar Jombang Tidak Menjadi Ajang Perebutan Kepentingan Kelompok untuk Kuasai NU
-
Kesabaran Swiatek Uji Ketajaman Rybakina
-
Pemkot Bandung Berupaya Hadirkan Infrastruktur yang Ramah Bagi Pesepeda hingga Disabilitas
-
Krisis Air Bersih di Grobogan, Warga Andalkan Belik untuk Mandi hingga Minum Ternak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.