Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Penangkap Ikan di Aceh Timur Tak Beroperasi, Karena Tradisi Meugang dan Idul Fitri 1446 Hijriah.

📅 Minggu, 30 Mar 2025, 12:24 WIB | Oleh:
Kapal Penangkap Ikan di Aceh Timur Tak Beroperasi, Karena Tradisi Meugang dan Idul Fitri 1446 Hijriah. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Kabupaten Aceh Timur Ermansyah di Aceh Timur, Minggu, mengatakan ratusan kapal penangkap ikan sudah bersandar di pelabuhan sejak dua hari terakhir

Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi di Kabupaten Aceh Timur menyebutkan ratusan kapal motor penangkap ikan di pelabuhan tersebut tidak beroperasi karena perayaan tradisi meugang dan Idul Fitri 1446 Hijriah/Lebaran 2025.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Kabupaten Aceh Timur Ermansyah di Aceh Timur, Minggu, mengatakan ratusan kapal penangkap ikan sudah bersandar di pelabuhan sejak dua hari terakhir.

"Ada sebanyak 395 kapal motor milik pengusaha ikan di PPN Idi tidak lagi melaut karena merayakan tradisi meugang dan Idul Fitri 1446 Hijriah. Ratusan kapal motor tersebut sudah terparkir di dermaga dan kolam sejak Jumat (28/3)," kata Ermansyah.

Ia mengatakan ratusan kapal penangkap ikan tersebut dengan bobot berkisar lima gross ton atau GT hingga 100 GT. Kapal-kapal tersebut tidak melaut karena awaknya merayakan tradisi meugang dan Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Biasanya, kapal-kapal tersebut kembali melaut tiga atau empat hari setelah Idul Fitri. Namun, itu tergantung kesepakatan antara anak buah kapal. Ada juga nelayan libur melaut hingga sepekan setelah lebaran," kata Ermansyah.

Menyangkut persediaan ikan saat kapal-kapal penangkap ikan tersebut tidak melaut, Ermansyah mengatakan rata-rata pedagang ikan menyiapkan stok ikan untuk sepekan setelah lebaran.

"Menjelang akhir Ramadhan dan mendekati lebaran, pedagang biasa menyimpan persediaan. Persediaan tersebut dijual pada hari ketiga dan keempat lebaran. Biasanya, harga sedikit lebih mahal," kata Ermansyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.