Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Tolak Tawaran Trump Soal Keringanan Tarif dan TikTok

📅 Jumat, 28 Mar 2025, 10:40 WIB | Oleh:
Tiongkok Tolak Tawaran Trump Soal Keringanan Tarif dan TikTok Doc: AFP
Ket. Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif tentang tarif timbal balik di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, DC, 13 Februari 2025.

BEIJING - Tiongkok pada hari Kamis (27/3) menolak tawaran pengurangan tarif dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mendapatkan persetujuan Beijing atas penjualan platform media sosial populer TikTok.

Beberapa waktu lalu, Trump AS sedang berunding dengan empat kelompok yang berminat mengakuisisi TikTok, karena aplikasi tersebut menghadapi masa depan yang tidak menentu di AS.

Undang-undang Amerika Serikat telah memerintahkan TikTok untuk melepaskan investasi dari pemiliknya di Tiongkok, ByteDance, atau akan dilarang di AS. Undang-undang ini diberlakukan karena khawatir Beijing dapat mengeksploitasi platform berbagi video itu untuk memata-matai warga Amerika atau secara diam-diam mempengaruhi opini publik AS.

Undang-undang tersebut mulai berlaku pada tanggal 19 Januari, sehari sebelum pelantikan Trump, namun Trump dengan cepat mengumumkan untuk menunda pemberlakuan undang-undang tersebut.

Penundaan itu ditetapkan berakhir pada tanggal 5 April.

Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih pada hari Rabu bahwa ia dapat memberikan Tiongkok "sedikit pengurangan tarif atau sesuatu untuk mewujudkannya".

"Kita akan membuat semacam kesepakatan," kata Trump. Jika kesepakatan itu tidak dilakukan tepat waktu, ia akan memperpanjang batas waktu.

"Tiongkok harus memainkan peran dalam hal itu, mungkin dalam bentuk persetujuan dan saya pikir mereka akan melakukannya."

Beijing dengan cepat menampik usulan Trump, dan Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan bahwa pihaknya telah "berulang kali menyatakan posisi kami" terkait TikTok.

"Sikap Tiongkok terhadap penerapan tarif tambahan juga konsisten dan jelas," kata juru bicara kementerian luar negeri Guo Jiakun.

Penawaran untuk TikTok

Saat masa jabatan pertamanya, Trump juga mencoba melarang TikTok di AS dengan alasan masalah keamanan nasional.

TikTok ditutup sementara di AS pada bulan Januari dan menghilang dari toko aplikasi saat batas waktu penerapan undang-undang tersebut semakin dekat, yang membuat jutaan pengguna kecewa.

Trump menangguhkan penerapannya selama dua setengah bulan setelah memulai masa jabatan keduanya pada 20 Januari, untuk mencari solusi dengan Beijing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

39 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.