Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Kunci untuk Selamatkan Nyawa Pasien Baru Penderita Stroke

📅 Sabtu, 18 Jan 2025, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Kunci untuk Selamatkan Nyawa Pasien Baru Penderita Stroke Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Ketua Umum Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) Mayjen (Purn) Dr. dr. Tugas Ratmono memberi keterangan kepada media di Jakarta, Jumat (17/1/2025).

Jakarta - Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) mengajak pemerintah, organisasi, relawan dan lainnya dalam penanganan stroke karena hal itu menjadi kunci untuk menyelamatkan nyawa pasien baru penderita stroke.

"Seperti apa yang dikatakan Kemenkes bahwa stroke masih menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia," kata Ketua Umum Yastroki Mayjen (Purn) Dr. dr. Tugas Ratmono di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, penanganan stroke membutuhkan kerja sama lintas komunitas dan relawan.

Untuk itu Yastroki terus berkolaborasi dengan berbagai komunitas seperti Yastrogi, Yayasan Khrisna ISC dan Perhimpunan Stroke Epidemiologi Indonesia (PSEI) serta kelompok peduli stroke lainnya dalam mengatasi stroke di Indonesia.

"Kami terus mendorong kesadaran akan pentingnya kolaborasi. Mulai dari langkah pencegahan, kewaspadaan dini, hingga penanganan darurat jika stroke terjadi," katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya menangani stroke secara cepat, terutama pada kasus stroke iskemik atau sumbatan.

Karena, menurut dia, ada waktu kritis 4,5 jam untuk menangani stroke sumbatan. Karena itu, jika terjadi serangan, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan penanganan stroke, Yastroki memperkenalkan program pelatihan khusus bagi relawan yang disebut "Stroke Helper."

Para relawan ini diberikan pelatihan tentang kedaruratan medis, terutama analisis dini gejala stroke. Dengan pengetahuan ini, mereka bisa segera memberikan pertolongan pertama dan membawa pasien ke rumah sakit dalam waktu yang tepat.

Ia menambahkan, dengan kolaborasi yang semakin luas, semua pihak dapat menurunkan angka kejadian stroke di Indonesia. Apalagi stroke masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia melampaui penyakit lainnya.

Semangat kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan perubahan besar. "Peringatan HUT ke-36 ini bukan hanya perayaan, tetapi juga langkah konkret menuju penanganan stroke yang lebih baik di seluruh Indonesia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
Advertisement
Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

07 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.