Pertamina Patra Niaga dan BPH Migas Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran

Minggu, 23 Mar 2025, 19:02 WIB

BATANG - Untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) selama bulan Ramadan dan Idul Fitri, PT Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan tinjauan langsung ke beberapa lokasi di Jawa Tengah. Kunjungan tersebut mencakup SPBU Rest Area 379A di Batang serta pangkalan LPG dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Semarang, Kamis (20/3).

Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, menegaskan bahwa pihaknya bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga melakukan uji kualitas terhadap Pertamax dan Pertalite. “Tim dari Lemigas telah melakukan pengecekan dan hasilnya menunjukkan bahwa kualitas BBM tersebut memenuhi standar yang ditetapkan oleh Ditjen Migas,” ujar Erika dalam keterangan persnya, Minggu (23/3).

Ket. Foto: PT Pertamina Patra Niaga bersama BPH Migas melakukan tinjauan SPBU Rest Area 379A di Batang serta Pangkalan LPG dan SPBE di Semarang, Kamis (20/3). — Sumber: koran jakarta/henri pelupessy

Selain memeriksa BBM, tim juga mengevaluasi distribusi LPG di salah satu pangkalan di Kota Semarang.

Proses distribusi dinilai telah berjalan tertib dengan sistem verifikasi yang ketat, termasuk pengecekan KTP konsumen serta pencocokan data dengan aplikasi sebelum LPG 3 kg diberikan kepada masyarakat.

BPH Migas juga meninjau salah satu SPBE di Kota Semarang untuk memastikan proses pengisian LPG berjalan sesuai prosedur.

Setiap tabung yang masuk ke SPBE diperiksa kelayakannya, ditimbang, dan diisi ulang dengan standar 8 kg sebelum didistribusikan ke agen. “Berdasarkan hasil tinjauan, kami melihat bahwa pasokan BBM maupun LPG dalam kondisi aman. Dengan demikian, masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik tahun ini tidak perlu khawatir, baik terkait ketersediaan BBM maupun LPG untuk kebutuhan rumah tangga,” tambahnya.

Persiapan Tambahan

Direktur Keuangan PT Pertamina Patra Niaga, Arya Suprihadi, mengonfirmasi bahwa stok BBM dalam kondisi mencukupi untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama periode Lebaran, yang diperkirakan meningkat hingga 11 persen.

“Kami telah menyiapkan berbagai layanan tambahan untuk memastikan kelancaran distribusi BBM, seperti menghadirkan SPBU Modular di sepanjang Tol Trans Jawa yang belum memiliki SPBU permanen. Selain itu, operator SPBU akan disiagakan 24 jam di rest area tol,” kata Arya.

Secara nasional, Pertamina juga menyediakan 26 titik layanan Serambi MyPertamina serta fasilitas mobile storage untuk memastikan suplai BBM tetap terjaga meski arus lalu lintas padat.

Arya juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ESDM dan BPH Migas atas dukungan mereka dalam memastikan kesiapan distribusi energi selama periode Lebaran. “Untuk Lebaran tahun ini, kami memastikan bahwa BBM, LPG, hingga Avtur tersedia dalam jumlah yang cukup dan dengan kualitas yang sesuai standar. Selain itu, kami telah melakukan build-up stok sejak H-14 sebelum Lebaran untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Dengan adanya inspeksi langsung dari Kementerian ESDM dan pengawasan berkelanjutan oleh Lemigas, diharapkan masyarakat semakin yakin terhadap kualitas BBM yang beredar di pasaran.

Pemerintah bersama Pertamina berkomitmen untuk menyediakan energi berkualitas guna menunjang perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia selama musim mudik.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.