Anggota DPR sebut anggaran pendidikan madrasah tak terdampak efisiensi
Kamis, 20 Mar 2025, 03:05 WIBJakarta -- Anggota Komisi VIII DPR RI Abdul Fikri Faqih menyampaikan bahwa anggaran pendidikan di bawah Kementerian Agama (Kemenag), seperti madrasah tidak terdampak efisiensi.
"Janji dari Kementerian Keuangan akan dikembalikan sepenuhnya. Enggak boleh ada efisiensi di bidang pendidikan, baik BOS (Bantuan Operasional Sekolah) maupun BOP (Bantuan Operasional Pendidikan), itu enggak boleh," kata Fikri kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Dengan demikian, kata dia melanjutkan efisiensi anggaran Kementerian Agama sebesar Rp12 triliun, tidak akan berdampak pada anggaran pendidikan.
Sebagaimana dimuat dalam laman resmi Pendidikan Islam Kementerian Agama, diketahui bahwa setelah Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan keprihatinannya terkait anggaran madrasah dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI Rabu (12/3) lalu, Kementerian Agama terus melakukan komunikasi intensif dengan legislatif untuk memperjuangkan kebutuhan madrasah di seluruh Indonesia.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Amien Suyitno menyampaikan bahwa pascarapat tersebut, pihaknya telah melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan DPR dan pemerintah memperhatikan alokasi anggaran madrasah secara lebih adil.
"Kami terus berkomunikasi dengan DPR dan pihak terkait agar anggaran madrasah tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan. Sebab, peran madrasah dalam mencerdaskan anak bangsa sudah terbukti dan tak bisa diabaikan," ujar Prof. Amien.
Menurutnya, salah satu isu utama adalah ketimpangan jumlah madrasah negeri dan swasta. Dari data yang ada, mayoritas madrasah di Indonesia masih berstatus swasta dengan fasilitas dan pendanaan yang terbatas.
"Kita melihat sekolah negeri mendapatkan dukungan penuh dari negara, sementara madrasah swasta masih mengandalkan dana swadaya dan hibah yang tidak menentu. Ini yang menjadi perhatian kita bersama," kata dia menambahkan.
Dirjen juga menyoroti peran strategis madrasah dalam sistem pendidikan nasional. Selain menerapkan kurikulum nasional, madrasah juga memberikan pendidikan agama yang lebih mendalam, membentuk karakter siswa, serta menanamkan nilai-nilai moderasi beragama.
- Madrasah
- Efisiensi Anggaran
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Pemerintah Siapkan Revitalisasi 1.408 Madrasah pada 2026
-
Halal bi Halal: Dari Tradisi Muhammadiyah hingga Solidaritas Global
-
Dipangkas 50 Persen, Perjalanan Dinas Kini Lebih Selektif atau Sekadar Simbolis?
-
Tak Jujur soal Kesehatan, 6 Calon Petugas Haji Dipulangkan
-
Trump Bersikukuh Kuasai Greenland dengan Cara Damai
-
Kepala BGN Sebut Anggaran EO Rp113 Miliar Jadi Solusi Keterbatasan SDM
-
Alcaraz dan Sabalenka Jadi Sorotan Saat Babak Kedua Australia Open Dimulai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.