Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendiktisaintek Pastikan Riset Perguruan Tinggi Lebih Fokus

📅 Minggu, 09 Mar 2025, 21:02 WIB | Oleh:
Mendiktisaintek Pastikan Riset Perguruan Tinggi Lebih Fokus Doc: Muhamad Marup
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, usai acara Ngopi Bareng dan Iftar bersama Insan Media, di Jakarta, Minggu (9/3).

JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengatakan, pihaknya akan memastikan riset perguruan tinggi lebih fokus dan terarah. Menurutnya, selama ini riset telah dilakukan di berbagai bidang, namun kurang fokus pada bidang yang spesifik.“Kita perlu memfokuskan riset dan inovasi pada produk-produk tertentu, yang bisa langsung menjawab kebutuhan masyarakat dan industri,” ujar Brian, dalam acara Ngopi Bareng dan Iftar bersama Insan Media, di Jakarta, Minggu (9/3).Dia menjelaskan, riset yang tidak fokus membuat temuan penelitian tidak dapat berkembang menjadi produk akhir yang bisa dimanfaatkan oleh industri. Untuk itu, pihaknya akan mengawal riset yang sedang berjalan agar dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang ada.“Kami akan memastikan bahwa riset-riset ini dapat berjalan dengan baik dan terarah, agar masalah yang ada, bisa terjawab dengan inovasi yang dihasilkan oleh kampus-kampus kita," jelasnya.Brian mengungkapkan bahwa salah satu upaya untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas tinggi, kampus harus berkolaborasi dengan Industri. Menurutnya kolaborasi tersebut dapat mendorong riset yang lebih terfokus.Dia menilai, tantangan lain riset yaitu memastikan hasil penelitian bisa diimplementasikan dalam dunia industri. Menurutnya, periset sering kali menjumpai 'death valley', yaitu tahap komersialisasi yang sulit dilakukan, meskipun prototipe atau paten sudah ada."Pak Presiden juga menekankan pentingnya mandiri dalam pengembangan produk-produk riset. Oleh karena itu, kita harus bekerja lebih keras lagi agar hasil riset dapat menjadi produk yang siap dipasarkan," katanya.Brian juga menekankan, penting pula menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang dapat memenuhi kebutuhan industri dan menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang berkualitas. Menurutnya, kolaborasi industri dan peningkatan kualitas SDM dapat mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing global.Dia menyebut, saat ini 25 persen dosen di Indonesia memiliki gelar S3. Untuk meningkatkan persentase tersebut, pihaknya akan memberikan dukungan kepada dosen agar mereka dapat meningkatkan kualifikasi dan kompetensinya dalam mengajar."Dosen adalah kunci penting dalam pendidikan tinggi, oleh karena itu kita harus memastikan bahwa mereka memiliki kualifikasi yang memadai. Ini juga akan mendukung keberhasilan dalam menghasilkan lulusan-lulusan yang berkualitas," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...

Kemensos: Pemerintah akan Perluas Registrasi Bansos

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemensos: Pemerintah akan P...

BMKG: Musim Hujan di Banten Mulai November

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG: Musim Hujan di Banten...
Advertisement
Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.