- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Tandatangani Perinta...
Trump Tandatangani Perintah Eksekutif Tetapkan Cadangan Strategis Kripto
Jumat, 07 Mar 2025, 09:17 WIBWASHINGTON - Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang membentuk cadangan strategis bitcoin pada hari Kamis (6/3).Â
Cadangan pemerintah, yang oleh para pendukungnya diibaratkan sebagai "Benteng Knox digital" akan terdiri dari mata uang digital yang disita dalam proses pidana AS, kata David Sacks, "raja" kripto Gedung Putih, yang menekankan dalam sebuah unggahan di media sosial bahwa langkah tersebut merupakan perwujudan dari janji kampanye Trump.
Penggunaan aset ini "berarti tidak akan membebani pembayar pajak sepeser pun," kata Sacks dalam sebuah posting di X.Â
"Tujuan dari Stockpile adalah pengelolaan aset digital pemerintah yang bertanggung jawab di bawah Departemen Keuangan."
Kebijakan tersebut juga memungkinkan menteri perdagangan dan keuangan untuk mengembangkan "strategi yang netral terhadap anggaran" guna menambah cadangan, katanya.
Harga Bitcoin turun sebanyak lima persen setelah pengumuman tersebut, tampaknya karena kekecewaan sebab program tersebut tidak melibatkan pembelian bitcoin secara langsung.
Langkah itu dilakukan menjelang pertemuan puncak Gedung Putih hari Jumat dengan tokoh-tokoh kripto utama, donatur signifikan bagi kampanye sukses Trump pada pilpres lalu.Â
Pendukung mata uang kripto melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran pada pemilu 2024 sebagai respons terhadap skeptisisme pemerintahan Joe Biden terhadap mata uang digital, yang juga membantu mendorong Partai Republik meraih kemenangan dalam pemilihan Senat utama.
Bagi mereka yang percaya, mata uang kripto melambangkan revolusi finansial yang mengurangi ketergantungan pada otoritas terpusat sekaligus memberikan kebebasan kepada individu dari sistem perbankan tradisional.
Trump telah terjun ke bidang ini secara pribadi, bermitra dengan platform pertukaran World Liberty Financial dan meluncurkan memecoin "Trump" miliknya sendiri pada bulan Januari. Istrinya Melania melakukan hal yang sama, langkah yang memicu tuduhan konflik kepentingan.
Para pengkritik Trump seperti Senator Demokrat Chris Murphy dari Connecticut mencirikan usaha mata uang kripto Trump sebagai saluran menuju potensi korupsi dalam skala besar.Â
"Seolah-olah Trump mengunggah akun Venmo atau Cash App miliknya dan mengundang perusahaan-perusahaan dan pemerintah asing untuk mengiriminya uang tunai secara diam-diam," kata Murphy dalam sebuah video yang diunggah ke X di mana ia menyebut usaha kripto Trump sebagai "penipuan murni".
Berita Terkait:
-
Australia Gelontorkan Dana Awal 2,8 Miliar Dollar AS untuk Galangan Kapal Selam Nuklir
-
BGN Tegaskan Bahan Baku untuk SPPG Tidak Boleh Didominasi Satu Pemasok!
-
Pimpin Transformasi Industri Pupuk, Rahmad Pribadi Bawa Pupuk Indonesia Raih 4 Penghargaan BUMN 2026
-
Trump Dievakuasi Saat Terjadi Penembakan di Acara Jamuan Makan Malam
-
Peluang Bisnis Bisa Diketahui dari Sensus Ekonomi
-
KPK Tahan Yaqut Cholil Qoumas 20 Hari Terkait Kasus Kuota Haji
-
Liga Europa: Villa dan Forest Ciptakan Laga Sesama Klub Inggris di Semifinal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.