Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diskar PB: Hujan deras di Kota Bandung picu banjir dan pohon tumbang

📅 Jumat, 07 Mar 2025, 22:21 WIB | Oleh:
Diskar PB: Hujan deras di Kota Bandung picu banjir dan pohon tumbang Doc: ANTARA/HO-Diskar PB Kota Bandung
Ket. Petugas Diskar PB Kota Bandung saat mengevakuasi pohon tumbang di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/3/2025).

Kota Bandung, 7/3  - Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Jawa Barat mencatat hujan deras yang melanda daerah itu sepanjang sore ini menyebabkan banjir di sejumlah titik dan pohon tumbang.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana pada Diskar PB Kota Bandung, Dian Rudianto mengatakan berdasarkan data yang diterima, ada sebanyak enam lokasi pohon tumbang yang disebabkan hujan deras disertai angin kencang.

“Lokasi-lokasi pohon tumbang itu, di antaranya Jalan Cicukang Holis, Jalan Kliningan, Jalan Neglasari, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Raya Cijerah, dan Jalan Hegarsari,” kata Dian di Bandung, Jumat.

Sedangkan banjir atau adanya genangan tinggi terjadi di sejumlah ruas, seperti Cibaduyut, Gedebage, Ir H Djuanda, Gatot Subroto, Soekarno Hatta, dan lainnya.

"Untuk yang Jalan Neglasari, Ciumbuleuit, yang roboh itu pohon Katapang berdiameter sekitar 10 sentimeter dengan tinggi 10 meter. Pohon itu roboh karena hujan disertai petir dan angin kencang, hingga sempat menghalangi jalan," katanya.

Dia mengatakan Diskar PB Kota Bandung telah menerjunkan personel dengan peralatan lengkap untuk mengevakuasi pohon tumbang.

"Kepada masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan waspada terhadap situasi dan kondisi lingkungannya. Bila ada tanda-tanda yang berbahaya segera informasikan ke kami," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi memastikan akan memberikan santunan bagi korban terdampak pohon tumbang karena Pemkot Bandung telah bekerja sama dengan pihak asuransi.

“Untuk kendaraan yang tertimpa pohon, santunan maksimalnya Rp25 juta, tergantung tingkat kerusakan. Jika ada korban jiwa, santunan bisa mencapai Rp50 juta,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, kata dia, DPKP terus melakukan pemangkasan pohon secara rutin setiap hari. Namun, karena luasnya wilayah dan banyaknya jumlah pohon di Kota Bandung, monitoring dilakukan secara bertahap.

“Jika hujan deras disertai angin, sebaiknya hindari berteduh di bawah pohon besar untuk mengurangi risiko tertimpa dahan patah atau pohon tumbang,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.