Bahan Pangan Tersedia di Seluruh Wilayah Banten

Rabu, 26 Feb 2025, 03:15 WIB

TANGERANG – Masyarakat yang berada di wilayah Provinsi Banten, termasuk Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang tidak perlu was-was karena menjelang puasa kebutuhan bahan pangan tercukupi.

“Saat ini, kondisi inflasi Banten masih stabil. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai sektor,” jelas Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Nana Supiana, di Serang, Banten, Selasa. Koordinasi antara lain dengan Dinas Perindustrian-Perdagangan, Dinas Pertanian, serta Dinas Ketahanan Pangan. Tujuannya, untuk memastikan harga tetap stabil dan pasokan cukup.

Ket. Foto: Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Banten Nana Supiana. — Sumber: ANTARA/HO-Pemprov Banten

Nana menjelaskan, melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Banten secara aktif terus memantau 23 komoditas strategis. Contoh, beras premium dan medium, minyak, tepung, serta gula pasir. Sebab, tren peningkatan permintaan terhadap komoditas pangan itu biasanya terjadi ketika menjelang, saat puasa.

Menurutnya, wilayah Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, dan Kota Tangerang Selatan mengalami fluktuasi harga untuk komoditas tertentu seperti cabai rawit, bawang merah, dan telur.

“Sesuai arahan Gubernur dan Wagub, kita terus memastikan pengendalian,” tambah Nana. Pengendalian ditempuh dengan ketersediaan stok, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Maka, sinergisitas seluruh stakeholder harus terjalin baik. Tidak hanya pihak yang terlibat dalam TPID, tapi semua unsur seperti pengusaha. “Tim ini bisa mengidentifikasi potensi kenaikan harga pasar,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid, menyatakan ketersediaan komoditas beras di Banten relatif aman. Dia memastikan Perum Bulog memiliki kewajiban menyerap 36.000 ton beras hingga April. Sedangkan produksi beras di Banten diperkirakan mencapai 520.000 ton.

“Angka 36.000 ton itu sangat kecil dibandingkan produksi. Bulog harus optimis dan segera menyerap gabah petani dengan harga minimal 6.500 per kilogram sesuai dengan standar kualitas,” ujar Agus. Namun, Agus menyoroti potensi kenaikan harga telur ayam akibat meningkatnya permintaan di berbagai sektor, termasuk industri makanan dan usaha kecil.

“Daging ayam relatif aman. Tetapi telur harus diantisipasi karena konsumsi tinggi menjelang puasa. Selain itu, distribusi telur dan daging ayam dari Banten ke luar daerah juga menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya.

Pangan Unggulan

Sementara itu, Holding BUMN Pangan ID Food menyiapkan produk-produk pangan unggulan dalam Operasi Pasar Pangan Murah yang dilaksanakan selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Direktur Utama ID Food, Sis Apik Wijayanto, menuturkan telah menyiapkan daging kerbau, gula, dan minyak goring. Harganya terjangkau setara eceran tertinggi.

Dia menyebut, daging kerbau dijual 75.000 per kilogram. Gula konsumsi 15.000 per kilogram dan minyak goreng 14.700 per liter. “Sesuai dengan arahan pemerintah, tidak ada yang melebihi HET,” ujar Sis Apik.

Pada tahap awal, operasi pasar hadir di enam provinsi: Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Menurut Sis, saat ini ID Food sudah mulai memasok produk pangan dan melaksanakan operasi pasar di Kantor Posbeberapa kabupaten.

Dia merinci lokasi operasi pasar yang dipasok pada tahap awal pelaksanaan sebelum puasa untuk Banten diadakan di Serang dan Tangerang. Sedangkan untuk Jakarta meliputi Jakarta Pusat, Selatan, dan Timur. wid/Ant/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.