- Home
-
- Megapolitan
-
- Mal Diminta Fasilitasi Ger...
Mal Diminta Fasilitasi Gerai UMKM
Senin, 24 Feb 2025, 03:45 WIBBEKASI â Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) harus terus diberi ruang untuk mengembangkan produk. âUntuk itu, para pengelola pusat perbelanjaan diharapkan dapat memberi ruang gerai UMKM memasarkan produk mereka,â harap Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, di Bekasi, Sabtu (22/2).
Pada saat itu, Asep secara khusus menyebut agar manajemen Mal Living World Grand Wisata Tambun Selatan memfasilitasi UMKM dengan menyediakan gerai. âSaya minta gerai produk unggulan pelaku UMKM Bekasi dapat disediakan di Living World,â ujarnya.
Permintaan itu disampaikan Asep saat berkeliling mal di sela kegiatan menghadiri pembukaan pusat perbelanjaan tersebut. Tujuannya agar produk-produk unggulan lokal dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat.
âSaat berkeliling mal, saya minta manajemen untuk menyediakan stan khusus bagi UMKM Kabupaten Bekasi agar produk-produk unggulan daerah kita bisa lebih dikenal luas. Jadi, pengunjung bisa tahu, oh Bekasi punya produk unggulan,â katanya.
Dia mengaku telah berkoordinasi dengan manajemen mal tersebut sejak hari pertama kerja dan respons manajemen juga sudah menyatakan kesiapan untuk memenuhi permintaan tersebut. âPihak mal menyatakan kesiapan untuk menyediakan stan khusus bagi UMKM Kabupaten Bekasi. Mereka akan memberikan ruang bagi UMKM. Ini akan kita tindaklanjuti,â ucapnya.
Asep berharap gerai produk UMKM Kabupaten Bekasi dapat segera dibuka di Mal Living World Grand Wisata terlebih Ramadan semakin dekat dan kerap ditandai dengan peningkatan jumlah pengunjung pusat perbelanjaan.
âUntuk tempat, kita pastikan gratis atau tanpa sewa. Tinggal kita tindaklanjuti dengan MoU supaya ada kepastian bagi pelaku UMKM untuk memajang dan menjual produknya di sini,â katanya.
Asep juga berharap kehadiran Mal Living World ini mampu berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bekasi, selain telah menyerap hingga 2.500 tenaga kerja. âTinggal kita pastikan melalui Disnaker, apakah tenaga kerja yang direkrut benar berasal dari Kabupaten Bekasi, sesuai dengan program mengentaskan pengangguran. Semoga kehadiran Living World Grand Wisata ini mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,â katanya.
Botram
Dalam bagian lain Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja membuka kegiatan pelayanan publik dalam satu lokasi yakni Berkolaborasi Terus Melayani (Botram) tingkat desa yang berlangsung di Sumberjaya, Kecamatan Tambun ÂSelatan.
âIni menjadi agenda Botram pertama yang saya kunjungi usai dilantik. Luar biasa antusiasme warga di sini, ramai sekali, meski diguyur hujan,â kata Asep Surya Atmaja, Minggu (23/2).
Asep menggunakan kesempatan ini untuk menyapa langsung warga yang hadir sekaligus mengapresiasi semangat mereka mengakses pelayanan publik meskipun di tengah kondisi hujan deras. Dia pun menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melanjutkan program inovasi layanan publik berkualitas yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi.
Menurutnya, program ini juga sejalan dengan visi serta misi Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju dan Sejahtera. Inisebagai sarana efektif bagi pemerintah daerah untuk bertemu langsung dengan warga dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih dekat dan efisien.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Carwinda, menyatakan bahwa Botram Desa di Desa Sumberjaya menjadi agenda terakhir sebelum Ramadan.
Penjabat Kepala Desa Sumberjaya Sumardi mengaku program Botram sangat bermanfaat bagi warga. Sebab wilayah ini merupakan desa padat dengan jumlah penduduk terbanyak di Kabupaten Bekasi. wid/Ant/G-1
- UMKM
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Wow! Persija Jadikan Nadeo Argawinata Palang Pintu Macan Kemayoran, Ada Kesepakatan Ini dengan Borneo FC
-
Siti Fauziah Dorong UMKM Berdaya Saing, Pasar Jadoel Reborn Pabelan Jadi Motor Ekonomi Rakyat
-
Kebakaran Hutan Menghancurkan Lebih dari 1.300 Hektare Hutan Bersejarah di Dekat Paris
-
BPBD Sampang Catat 94 Desa Terdampak Kekeringan dan Krisis Air Bersih 2026
-
Dari Modal Rp5 Juta, Mama Khas Banjar Tumbuh Jadi Pusat Oleh-Oleh Berkat Digitalisasi
-
Kemarau Melanda, BPBD Babel Siap Salurkan Air Bersih bagi Masyarakat
-
Inspiratif! Pasangan Kakek Nenek Asal Aceh Ini Nekat Setir Mobil ke Eropa Lewat Jalur Darat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.