Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT
Senin, 24 Agu 2026, 08:21 WIBJAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga mendirikan posko layanan medis gratis, yang beroperasi 24 jam penuh, bagi warga terdampak bencana gempa di Lapangan Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun, dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan posko kesehatan ini didirikan sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk memastikan ketersediaan layanan kesehatan bagi warga terdampak.
"Didirikan pada Jumat (21/8/2026), posko ini beroperasi 24 jam penuh untuk melayani korban bencana maupun masyarakat umum di sekitar area pengungsian," katanya.
Posko juga menyediakan layanan rawat inap bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
Di sini, tim medis Pertamina berkolaborasi dengan Indonesia Healthcare Corporation (IHC) dan tenaga kesehatan setempat memberikan layanan terbaik bagi warga.
Roberth mengatakan langkah cepat ini diambil untuk merespons kebutuhan mendesak para korban, khususnya dalam penanganan penyakit pascabencana.
Posko kesehatan yang beroperasi secara intensif ini dilengkapi dengan tim medis profesional yang terdiri dari dokter, perawat, serta tenaga logistik farmasi.
"Kami menyadari bahwa pascabencana gempa, kebutuhan dasar seperti layanan kesehatan menjadi prioritas utama bagi warga terdampak. Pendirian posko medis gratis di Lapangan Golo Conggo ini merupakan langkah konkret Pertamina Patra Niaga untuk hadir langsung di tengah masyarakat," ujar Roberth.
Pertamina ingin memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga selama masa pemulihan.
Tenaga medis IHC, yang bertugas di posko medis Pertamina Patra Niaga, dr Dafa Fatihada, mengungkapkan sejak didirikan, posko ini telah melayani lebih dari 200 warga Reok.
Beragam penyakit, yang dikeluhkan di antaranya infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), demam, sakit lambung, hingga keluhan nyeri tulang belakang.
Menurut dia, seluruh keluhan masyarakat hingga kini dapat tertangani dengan baik.
"Untuk hari ini, kami sudah menangani sekitar 150 pasien dari pagi hingga sore hari. Alhamdulillah, sejauh ini semua keluhan masyarakat dapat tertangani dengan baik," tutur Dafa.
Sementara itu, Yesi Dwi, warga Reok, yang mengungsi akibat bencana gempa, datang ke posko medis Pertamina Patra Niaga dengan keluhan sakit tenggorokan serta nyeri dari tengkuk hingga pinggang.
Selain penyakit fisik yang dikeluhkan, menurut dia, tenaga medis juga memerhatikan kesehatan mental para pengungsi.
"Pelayanannya sangat baik. Dokternya ramah dan perhatian saat saya bertanya," ungkapnya.
Nanang Kasim, warga terdampak gempa lainnya, yang datang dengan keluhan demam, batuk berdahak, serta tekanan darah tinggi, merasa bersyukur mendapatkan layanan kesehatan secara gratis.
"Semoga keberadaan posko ini bisa membantu semua warga terkait masalah kesehatan, terutama untuk balita dan lansia," sebutnya.
- Gratis
- layanan kesehatan
- layanan kesehatan 24 jam
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Seoul Jakarta Plastic Surgery Resmi Beroperasi, Perkuat Ekosistem Kesehatan Internasional di BSD City
-
Dibangun di Shila Sawangan, RS Aspen Medical Depok Target Beroperasi 2027
-
Bank BSN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan Lewat Penguatan Ekosistem UMKM Halal
-
Festival Dalang Anak dan Remaja Digelar di Yogya, Jaring Dalang Mumpuni dari Kalangan Muda
-
Leimena Conference 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.