Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Ditargetkan Serap Dua Juta Ton Beras Hingga April 2025

📅 Jumat, 14 Feb 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bulog Ditargetkan Serap Dua Juta Ton Beras Hingga April 2025 Doc: ANTARA/Mohammad Ayudha
Ket. Kewajiban HPP gabah dari petani I Petani membawa padi saat panenan di Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Kamis (13/2).

Jakarta – Pemerintah menargetkan Perum Bulog untuk menyerap 2 juta ton beras dari dalam negeri hingga April 2025. Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan penyerapan gabah secara bertahap pada bulan Februari, Maret, dan April, sesuai dengan target yang telah ditentukan pemerintah untuk memastikan kestabilan stok beras.

"Ditargetkan Februari, Maret, April harus mampu menyerap di atas 2 juta ton (setara beras) secara bertahap di Februari, Maret, dan April (2025)," kata Zulhas di Jakarta, Kamis (13/2).

Seperti dikutip dari Antara, Zulhas menyampaikan hal itu seusai melakukan Rapat Koordinasi terbatas bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, Wamen BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, dan Direktur Utama Perum Bulog Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya.

Zulhas menjelaskan bahwa puncak musim panen raya akan terjadi pada Maret dan April, namun penyerapan gabah sudah harus dimulai sejak Februari untuk menghindari keterlambatan dan kekurangan pasokan.

"Ini memasuki musim panen raya. Puncaknya tentu nanti Maret dan April, tapi sudah mulai Februari," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah telah menetapkan harga Gabah Kering Panen (GKP) yang harus diterima oleh Perum Bulog, yaitu Rp6.500 per kilogram, untuk mendukung petani dan menjaga keseimbangan pasar beras di dalam negeri.

"Oleh karena tadi kita bicara mengenai perlu kesiapan Bulog untuk menyerap gabah dengan harga yang sudah disepakati, yang sudah diputuskan pemerintah yaitu Rp6.500 per kilogram," ucap Zulhas.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Novi Helmy Prasetya mengaku bahwa pihaknya siap melakukan penyerapan beras sesuai yang ditargetkan untuk mendukung pencapaian swasembada pangan pemerintah.

Dia menyampaikan bahwa Bulog siap mendukung pencapaian target penyerapan 2 hingga 3 juta ton setara beras yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kami optimis, insya Allah tercapai apa yang kita harapkan. Targetnya 2 sampai dengan 3 juta ton setara beras lah sampai April. Kalau memang kita bisa 2 juta ton, bisa 2,5 juta ton, bisa cukup-cukup sampai 3 juta ton kan, alhamdulillah kita punya cadangan beras," kata Dirut Bulog.

1739468200_8c45763820ffe0e58220.jpg

Payung Hukum

Lebih lanjut, Zulhas menyatakan pemerintah akan segera menyusun instruksi presiden (inpres) terkait pengadaan hingga penyaluran beras bagi Perum Bulog.

"Bulog perlu payung hukum perlu inpres agar bisa melaksanakan tugas dengan baik. Tadi sudah disepakati, akan kita susun nanti inpres," ujar Zulhas.

Dia menyampaikan bahwa Perum Bulog memerlukan payung hukum berupa inpres agar dapat melaksanakan tugasnya dalam menyerap gabah dengan harga yang sudah disepakati pemerintah yakni Rp6.500 per kilogram untuk kesejahteraan petani dan kestabilan pasar beras.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.